Sejarah

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO) dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 64/Permentan/OT.140/10/2011 tanggal 12 Oktober 2011. BALITTRO berada di Kawasan Penelitian Pertanian Cimanggu, di Jalan Tentara Pelajar No. 3 Bogor 16111, Jawa Barat, Indonesia, Telp. +62-0251-8321879 and Fax. +62-0251-8327010.Keberadaan balai penelitian ini tidak lepas dari kebutuhan akan lembaga riset yang mendukung pengembangan agribisnis dan agroindustri berbasis tanaman rempah, obat dan atsiri. Hal ini sejalan dengan peran Indonesia yang sejak dulu telah dikenal sebagai salah satu negara dengan mega biodiversiti.

Indonesia telah memanfaatkan tanaman rempah dan obat menjadi produk obat herbal yang dikenal dengan nama “JAMU”, pemanfaatan jamu semakin diminati dunia sejalan dengan kesadaran akan besarnya manfaat bahan-bahan alami dalam mendukung kesehatan kita.

Agroekologi Indonesia yang sesuai untuk berbagai tanaman rempah, obat dan atsiri menjadikan Indonesia dikenal sebagai negara penghasil lada, cengkeh, pala dan minyak nilam.

1817 Land Platentuin Buitenzorg
1876 Cultuurtuin
1945 Saibai Gizutsu-Bu (Balai Budidaya Tanaman)
1946 Balai Penyelidikan Tanaman Pertanian (BPTP)
1961 Lembaga Penelitian Tanaman Serat dan Tanaman Industri Lainnya (LPTS)
1966 Lembaga Penelitian Tanaman Industri (LPTI)
1978 Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri
1980 Balai Penelitian Tanaman Industri, Bogor (Balittri)
1984 Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)
1998 Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)-Departemen Kehutanan dan Perkebunan
2001 Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)-Departemen Pertanian
2003 Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro)-Departemen Pertanian
2012 Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)-Kementerian Pertanian

Profil BALITTRO

SK Organisasi dan Tata Kerja BALITTRO