PENGARUH APLIKASI BAHAN ALAMI DAN SINTETIK TERHADAP ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN JAHE

PENGARUH APLIKASI BAHAN ALAMI DAN SINTETIK TERHADAP ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN JAHE

Oleh : Rodiah Balfas, Tri Lestari Mardiningsih dan Sri Retno Djiwanti

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Jalan Tentara Pelajar No. 3 Bogor

ABSTRAK

Jahe merupakan salah satu tanaman temu-temuan yang banyak digunakan untuk bumbu masak, industri makanan dan minuman serta campuran obat tradisional. Tantangan utama dalam budi daya jahe adalah serangan organisma pengganggu tumbuhan (OPT), terutama penyakit layu bakteri yang sampai saat ini belum dapat diatasi. OPT dapat berasal dari tanah yang terkontaminasi dan juga dari benih. Penelitian telah dilakukan di rumah kaca dan lapangan untuk mengendalikan OPT secara terpadu. Penelitian di rumah kaca dilakukan perlakuan benih jahe perendaman 50O C selama 10 menit, larutan mimba, bubur bordo, dan campuran karbusulfan dan mankozeb. Pengujian di lapangan menggunakan bahan yang sama diaplikasikan pada tanah dan tanaman. Hasil penelitian di rumah kaca menunjukkan bahwa aplikasi campuran karbusulfan dan mankozeb sedikit mengurangi serangan lalat rimpang. Hasil percobaan di lapangan menunjukkan bahwa terjadi serangan ringan hama lalat maupun kutu rimpang. Bercak daun menyerang di semua perlakuan. Perlakuan benih dengan menggunakan bubur bordo dapat mempercepat pertumbuhan awal tanaman, dan berpotensi mengurangi serangan layu bakteri. Perlakuan bahan alami dan sintetik tidak memperlihatkan pengaruh yang jelas terhadap serangan OPT.

Kata kunci: Jahe, bahan alami, bahan sintetik, organisme pengganggu tumbuhan

Download full papper 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *