PEMANFAATAN INSEKTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG DAN BUAH PALA SERTA HAMA GUDANG PALA >50%

PEMANFAATAN INSEKTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG DAN  BUAH PALA SERTA HAMA GUDANG PALA >50%

Agus Kardinan, T. Ekowahyono, dan  C. Sukmana

ABSTRAK

Penelitian mengenai pemafaatan insektisida nabati untuk pengendalian hama penggerekk batang dan buah pala serta hama gudang pala pada tahun 2013 adalah penelitian mengenai pengaruh beberapa jenis insektisida nabati terhadap hama pala di tempat penyimpanan. Penelitian dilakukan di laboratorium Entomologi, Balai penelitian Tanaman Rempah dan Obat dan di kebun pala milik petani di Manado, Sulawesi Utara. Insektisida botani yang diuji terdiri dari: azadirachtin, citronella, eugenol, piretrin, sipermetrin, dan neem plus, sedangkan serangga uji yang digunakan untukk penelitian hama gudang adalah salah satu hama biji pala di tempat penyimpanan, yaitu Tribolium castaneum. Kegiatan penelitian terdiri dari dua kegiatan, yaitu ; (1) ujii efektifitas insektisida nabati terhadap hama penggerek batang pala dan (2) uji efektifitas pesticida nabati terhadap hama gudang yang terdiri dari dua tahap, yaitu (a). uji toksisitas formula insektisida nabati dan (b) uji ketertarikan dan mortalitas hama terhadap formula insektisida nabati.  Hasil penelitian pada hama penggerek batang pala menunjukkan bahwa formula insektisida nabati mimba mampu disetarakan dengan insektisida kimia sintetis, bahkan lebih yang ditunjukkan kemampuannya untuk menekan perekembangan hama penggerek batang pala lebih dari 60% semenjak dua minggu estela aolikasi, disusul oleh formula piretrin dan neem plus yang mampu menekan perkembangan hama penggerek batang pala sebesar lebih dari 30%.  Hasil pengujian terhadap hama gudang menunjukkan bahwa formula mimba (azadirachtin) memiliki daya tolak terhadap hama serangga gudang, namun daya bunuhnya masih dibawah formula piretrum (piretrin).

Kata kunci: Tribolium castaneum, hama gudang, pala

ABSTRACT

Research of The use of botanical pesticide to control stem and fruit borer and storage pest of nutmeg >50% in 2013 was regarding the effect of various botanical insecticides against nutmeg pest in the field in 2013, i.e. stem borer and in the storage has been done in the laboratory of Entomology, Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute, Bogor and in the farmer nutmeg farm in Manado, North Sulawesi.  Botanical insecticides tested were : azadirachtin, citronella, eugenol, pyrethrin, sipermethrin and neem plus, mean while insect used in laboratorium experiment was Tribolium castaneum, a pest of nutmeg in the storage. Research activities consisted of two activities ; i.e. (1) efficacy of various botanical insecticide formulas against stem borer pest in the field and (2) efficacy of various botanical insecticide in the storage which is consisted of two steps, i.e.(a) toxicity test of formulas and (b) preference and mortality test of formulas against one of nutmeg pest storage, i.e. Stegobium panicum.  Result of the research indicated that neem has ability to suppress the development of nutmeg stem borer pest as much as more than 60% as well as synthetic insecticide, even a little bit better, followed by pyrethrin and neem plus which could suppress the pest development as much as more than 30%.  In the laboratory (store pest) indicated that neem (azadirachtin) possessed good repellent action against insect infestation compared to other botanical insecticide tested, followed by neem plus and pyrethrin, however its toxicity to the tested insect is lower than that pyrethrin toxicity.

Key words: Tribolium castaneum, storage pest, nutmeg

Download pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *