Karakterisasi dan evaluasi ketahanan terhadap hama Helopeltis spp nomor harapan jambu mete hasil persilangan

KARAKTERISASI NOMOR HARAPAN JAMBU METE DAN EVALUASIKETAHANAN PN JAMBU METE HASIL PERSILANGAN TERHADAP HAMA HELOPELTIS

S. Purwiyanti, N. Bermawie., M. Rizal., S.Wahyuni dan J. Darajat

ABSTRAK

Jambu mete termasuk kedalam keluarga Anacardiaceae yang pengembangannya sampai saat ini telah menyebar ke hampir seluruh propinsi di Indonesia Bagian Timur dengan kondisi lahan dan iklim yang kering. Selama kurun waktu 29 tahun, luas areal tanaman jambu mete di Indonesia meningkat hampir 7 kali lipat. Namun, peningkatan luas areal ini tidak diikuti dengan peningkatan produktivitas yang rata-rata hanya mencapai 256 kg gelondong/ha/tahun jauh tertinggal dari produktivitas India dan Brazil yang telah mencapai 800–1000 kg gelondong/ha/tahun dan 1200 gelondong/ha/tahun. Rendahnya produktivitas jambu mete, selain akibat budidaya yang sederhana juga karena belum menggunakan bahan tanaman unggul sebagai benihnya. Selain itu produktivitas yang rendah pada tanaman jambu mente disebabkan adanya serangan hama Helopeltis spp. Hama ini menimbulkan kerugian yang paling cepat dan mempunyai kisaran tanaman inang yang sangat luas. Kerusakan akibat serangan Helopeltis spp. dapat mencapai 60%. Kerugian akan lebih besar lagi bila serangan Helopeltis spp. diikuti dengan infeksi patogen tanaman. Salah satu upaya yang paling efektif untuk menanggulanginya adalah melalui penggunaan bahan tanaman yang relatif tahan atau toleran terhadap hama Helopeltis spp. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan benih hibrida toleran Helopeltis spp di tingkat rumah kaca. Penelitian dilaksanakan di KP. Cikampek dan Rumah Kasa Kelti Hama dan penyakit Balttro Bogor mulai dari bulan Januari sampai Desember 2013.Bahan yang digunakan adalah aksesi yang berproduksi tinggi, mutu gelondong baik dan hasil screening yang toleran terhadap hama Helopeltis sp, yaitu B02 No.1.2, Muncok Maros No.1, La Ode Kase No.1 dan Oniki IV No.2.Hasil persilangan terbanyak diperoleh dari persilangan antara B02 x La Ode Kase 4, yaitu sebanyak 13 buah. Sementara itu, hasil persilangan yang paling sedikit adalah antara Muncok Maros x Arsyad Labone 4, hanya diperoleh 2 buah. Rendahnya keberhasilan persilangan karena tidak sinkronnya pembungaan tanaman jambu mete yang digunakan sebagai sumber bunga jantan, dengan pembungaan jambu mete yang dipakai sebagai sumber bunga betina. Tingkat keberhasilan juga dipengaruhi faktor iklim, yaitu curah hujan yang terus menerus.

Kata kunci : Karakterisasi, jambu mete, helopeltis

ABSTRACT

Cashew belongs to the family Anacardiaceae which its development to date has spread to almost all provinces in Eastern Indonesia with land conditions and dry climate. Over a span of 29 years, the area under cashew in Indonesia increased nearly 7-fold. However, the increase in acreage is not followed by an increase in average productivity only reached 256 kg spools / ha / year productivity lags far behind India and Brazil, which has reached 800-1000 logs kg / ha / year and 1200 logs / ha / year . The low productivity of cashew nuts, in addition to the simple result of cultivation as well as superior plant material has not been used as a seed. In addition, low productivity on the cashew crop due to pest attack Helopeltis spp. These pests cause losses of the fastest and have the host range is very broad. Damage caused Helopeltis spp. can reach 60%. Losses will be greater when Helopeltis spp. followed by the plant pathogen infection. One of the most effective efforts to address them is through the use of plant material that is relatively resistant or tolerant to pests Helopeltis spp. The study was conducted to obtain Helopeltis spp tolerant hybrid seeds in the greenhouse level. The experiment was conducted in KP. Kasa Kelti Cikampek and Home Pests and diseases Balttro Bogor ranging from January to December 2013.Bahan used are high yielding accessions, good quality spindle and screening results are tolerant to pests Helopeltis sp, ie B02 No.1.2, Muncok Maros No. 1, La Ode Kase 1 and Oniki fourth most No.2.Hasil crosses obtained from a cross between B02 x La Ode Kase 4, as many as 13 pieces. Meanwhile, the results of which at least is a cross between Maros Muncok 4 x Arsyad Labone, only gained 2 pieces. The low success because no synchronous cross cashew flowering plant that is used as a source of male flowers, with

Download pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *