UJI ADAPTASI SERAI DAPUR PADA TIGA TIPE AGROEKOLOGI

UJI ADAPTASI SERAI DAPUR PADA  TIGA  TIPE AGROEKOLOGI

Deliah Seswita., Cheppy Syukur., Molide Rizal., Dono Wahyuno., O. Trisilawati., Rudiana.

 

ABSTRAK

 

Penelitian Uji Adaptasi Serai dapur pada tiga tipe agroekologi dilakukan untuk mendapatkan varietas serai dapur produksi dan mutu tinggi. Penelitian ini adalah kegaitan lanjutan yang dilakukan di tiga lokasi Kebun Percobaan (KP)   yaitu  Cibinong,  Sukamulya dan  Cikampek. Perlakuan yang diuji  adalah  6 nomor serai dapur yaitu (0003, 0004, 0006, 0009, 0012 dan 0018) serta 1 nomor lokal sebagai pembanding di masing-masing lokasi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 ulangan. Jumlah tanaman per perpetak 25 tanaman, jarak tanam 100 cm x 75 cm. Luas 1 lokasi penelitian ± 1050 m².  Panen dilakukan dua kali per tahun  dengan cara memangkas daun dan batang semu, kemudian dikering anginkan dan  dianalisis mutunya. Parameter produksi dan mutu (berat per rumpun, kadar minyak, mutu minyak dan kandungan fisika kimia). Parameter pertumbuhan (Jumlah anakan, tinggi tanaman, panjang dan lebar daun serta diameter batang) dari hasil yang di peroleh di tiga lokasi.  Hasil penelitian menunjukkan tinggi tanaman  tertinggi (126.85 cm) diperoleh  di Sukamulya pada panen I, jumlah anakan yang terbanyak di dapat pada pertanaman di Cibinong yaitu 174.67 pada panen I, panjang daun yang terpanjang yaitu 91.66 cm di Sukamulya, lebar daun di peroleh di Cikampek yaitu pada penanaman I dan ke II yaitu 1.13 cm, sementara diameter batang  terbesar pada penanaman Cibinong yaitu 7.06 cm pada umur 6 BSt panen I, dan untuk produktivitas bobot basah dari hasil panen yang terbesar yaitu di penanaman Cikampek yaitu 3.12 kg, sementara bobot keringnya pada panen I di Sukamulya yaitu sebesar 2.06 Kg. Untuk kadar minyak atsiri serai dapur di lokasi Sukamulya  yaitu 0.3 % pada panen I dan kadar Citrolnya diperoleh di Cikampek yaitu 79.27 % pada penanaman ke II.

 

Kata kunci : uji adaptasi, serai dapur, produksi, mutu, agroekologi

 

ABSTRACT 

 

Adaptation of Lemongrass on three  type of agroecology  was conducted to obtain   the lemongrass varieties with production and high quality. This research has continue  activity that has been carried out in three locations:  Cibinong,  Sukamulya and  Cikampek research instalation. The treatment  tested  were 6 numbers (0003, 0004, 0006, 0009, 0012 and 0018) and one local number for comparison at each location. The experiment  was arranged at  randomized block design with four replications . The number of plants plot 25 plants, plant spacing of 100 cm x 75 cm. Area of study sites 1 ± 1050 m². Harvesting was conducted at  2 times per year every 6 months by cutting the leaves and stems of quasi, then subsequently analyzed wind dried quality. Production and quality parameters (weight per clump, oil content, oil quality content of chemical physics), for the growth parameters (number of tillers, plant height, leaf length and leaf width and stem diameter) From the results obtained, in three locations: in  Cibinong,  Sukamulya and  Cikampek, the highest plant were at 126.85 cm in  Sukamulya at  the first harvest , the number of chicks that can be the highest in the crop at harvest Cibinong was 174.67 on the first, the longest leaf length was 91.66 cm in Sukamulya , leaf width was obtained in Cikampek on first and second  cultivation was  1:13 cn, while the largest stem  diameter of the stem in  planting Cibinong was 7:06 cm at  6  rmonths  after planting, and the greatest  wet yield was showed in  Cikampek ( 3:12 kg), while the dry weight at first harvest  in Sukamulya 2.06 Kg. Lemongrass essential oil content  in Sukamulya was 0.3 % at the first harvest and Citrol essential oil    was 79.27 % at the second planting in Cikampek.

 

Keywords : Adaptation trials, lemongrass kitchen, production, quality, agroecology

Download,pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *