PERSIAPAN PELEPASAN DAN BAHAN TANAMAN NILAM TAHAN 60% PENYAKIT LAYU BAKTERI

PERSIAPAN PELEPASAN DAN BAHAN TANAMAN NILAM TAHAN 60% PENYAKIT LAYU BAKTERI

 

E. Hadipoentyanti, Amalia , N. Sirait dan T. Sugandhi

 

ABSTRAK

 

Masalah utama yang dihadapai budidaya nilam (Pogostemon cablin Benth) di Indonesia adalah penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Kerugian yang ditimbulkan sebesar 60 – 95%. Sampai saat ini belum ada varietas yang tahan terhadap penyakit layu bakteri. Varietas Sidikalang diindikasikan mempunyai sifat agak toleran terhadap penyakit tersebut. Keterbatasan sumber genetik merupakan faktor pembatas dalam pemuliaan tanaman nilam karena tanaman nilam tidak berbunga / berbiji dan selalu diperbanyak secara vegetatif dengan setek. Salah satu upaya yang efektif untuk menambah keragaman genetik adalah dengan cara induksi mutasi in vitro dan irradiasi dengan memanfaatkan variasi somaklonal. Penelitian ini adalah “ Persiapan pelepasan dan bahan tanaman nilam tahan 60% penyakit layu bakteri” Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan varietas unggul nilam tahan 60% penyakit layu bakteri. Metodologi penelitian untuk uji adapatasi (2011-2012) dilakukan di 3 lokasi yaitu; Banten ( 100 m dpl), Kuningan (400 m dpl) dan Purwokerto (700 m dpl). Serta untuk persiapan bahan tanaman varietas unggul dilakukan di 2 lokasi yaitu Kuningan (400 m dpl) dan Purwokerto (700 m dpl). Hasil penelitian telah dilepas 2 varietas nilam tahan penyakit layu bakteri  yaitu Patchoulina 1 dan Patchoulina 2 serta kebun induk  kedua varietas tersebut siap untuk dikembangkan yang berlokasi di Kuningan dan Purwokerto.

 

Kata Kunci :   Pogostemon cablin,  nilam, somaklon, ketahanan, penyakit layu bakteri.

Download,pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *