Pembangunan Kebun Induk Lada di Perbatasan, Mendukung Bun500

Daerah perbatasan merupakan salah satu sasaran  pembangunan kawasan perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam program Bun500, Ditjen Perkebunan mengembangkan kawasan produksi lada di Kalimantan Barat sebagai salah satu daerah penghasil lada utama di Indonesia, terutama di daerah perbatasan diantaranya Kabupaten Sintang dan Sanggau. Untuk mendukung pengembangan lada di kedua daerah tersebut dibangun kebun induk dengan menyertakan masyarakat/participatory farming. Balittro sebagai lembaga penyedia teknologi, berperan serta dalam pembinaan petani dengan menurunkan pemulia tanaman lada ke lapangan pada tanggal 5-9 Agustus 2019, untuk memberikan bimbingan teknis kepada petani di lokasi  agar kebun induk yang dibangun sesuai dengan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pertanian. Dalam kegiatan tersebut Dr. Otih Rostiana, MSc. bersama-sama dengan tim Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan ke tiga lokasi calon kebun induk dan memberikan bimbingan teknis mulai dari penentuan lokasi yang sesuai, sumber benih dan varietas yang akan ditanam serta rancangan kebun induk dan cara pengelolaan mulai dari penanaman sampai pemeliharaan kebun induk yang berkelanjutan. Kendala utama di lapangan saat ini, terutama di Kalbar adalah terbatasnya ketersediaan  sumber benih lada dari varietas unggul yang telah dilepas. Oleh karena itu pemerintah daerah perlu didorong dan didukung untuk menggali potensi varietas lada lokal yang sudah beradaptasi di Kalbar dan diangkat agar menjadi varietas unggul nasional melalui uji obsevasi.

 

 

One thought on “Pembangunan Kebun Induk Lada di Perbatasan, Mendukung Bun500

  • Senin Agustus 19th, 2019 at 04:18
    Permalink

    Saya ingin bercocok tanam sereh wangi. Dimohon informasi lengkapnya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *