PENINGKATAN KERAGAMAN JAHE DENGAN TEKNIK IRRADIASI

PENINGKATAN KERAGAMAN JAHE DENGAN TEKNIK IRRADIASI

Nurliani Bermawie, Susi Purwiyanti, Nur Laela

ABSTRAK

Jahe merupakan tanaman introduksi dan selalu diperbanyak secara vegetatif sehingga diduga keragaman genetiknya sempit, namun secara morfologi terdapat variabilitas fenotip pada beberapa karakter. Keberhasilan perakitan varietas unggul melalui pemuliaan, sangat ditentukan oleh tersedianya keragaman genetik yang luas. Salah satu cara untuk meningkatkan keragaman jahe yaitu dengan teknik irradiasi. Keragaman genetik yang dihasilkan dari proses irradiasi dapat dideteksi dengan menggunakan penanda morfologi dan molekuler RAPD. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keragaman aksesi jahe dengan menggunakan teknik irradiasi sinar gamma. Penelitian dilakukan di laboratorium pemuliaan Balittro dan KP. Cicurug, Sukabumi sejak bulan Juni – Desember 2010. Percobaan disusun berdasarkan rancangan split plot dengan petak utama yaitu aksesi 1 dan aksesi 2 serta anak petak adalah 10 dosis irradiasi (0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 dan 50 Gy). Perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap perlakuan menggunakan 25 benih (ukuran ± 50 g/benih). Hasil yang diperoleh adalah semakin tinggi dosis irradiasi yang diberikan maka jumlah tanaman yang tumbuh dan pertumbuhan tanaman semakin terhambat kecuali pada A2D10 yang mengalami abnormalitas.Pertumbuhan jahe putih kecil aksesi A1 terjadi pada dosis irradiasi 0, 10 dan 15 Gy  sedangkan pada aksesi A2 terjadi pada dosis 0, 5, 10 , 15 dan 50 Gy.Pertumbuhan aksesi A2 yang diiradiasi dengan dosis 50 Gy menunjukkan abnormalitas karena ukurannya yang lebih besar dibandingkan yang lain.Pada perlakuan dosis rendah (5 gray) ternyata tanaman jahe sudah dapat menunjukkan adanya perbedaan genetik.

Kata Kunci: Zingiber officinale, jahe, radiasi, karakter, keragaman, RAPD

ABSTRACT

Ginger is a plant introduction and always vegetatively propagated so the allegedly narrow genetic diversity, but there is variability in morphological phenotypes on Several characters. The Successful assembly of high-yielding varieties through breeding, is determined by the availability of broad genetic diversity. One way to increase of the diversity of ginger is by irradiation techniques. Genetic diversity resulting from the irradiation process can be detected using RAPD molecular markers and morphology. This study aims to increase the diversity of accessions of ginger using gamma rays irradiation technique. The study was conducted in the laboratory breeding IMACRI and KP. Cicurug, Sukabumi since June – December 2010. The experiment is based on a split plot design with main plots and accessions 1 accessions 2 and subplot is 10 doses of irradiation (0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 and 50 Gy). The treatment was repeated 3 times, each treatment using 25 seeds (size ± 50 g / seed). The result is the higher dose of irradiation given the number of plants growing and increasingly stunted plant growth except in A2D10 who have small white ginger abnormalitas.Pertumbuhan accession A1 occurred at irradiation doses 0, 10 and 15 Gy, while the A2 accession occurred at doses 0, 5, 10, 15 and 50 Gy.Pertumbuhan accession A2 irradiated with a dose of 50 Gy showed abnormalities because the size is larger than that of low-dose treatment lain.Pada (5 Gray) was the ginger plant has been able to demonstrate the existence of genetic differences.

Keyword: Zingiber officinale, ginger, radiation, character, diversity, RAPD

 

Download Full Text  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *