Pendampingan Teknis Peningkatan Kompetensi PBT Manajemen Perbenihan Tanaman Vanili

Pada tanggal 08 sampai dengan 10 April 2019 Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) melakukan pendampingan teknis “Peningkatan Kompetensi PBT Manajemen Perbenihan Tanaman Vanili”, dengan jumlah 12 orang yang berprofesi sebagai Pengawas Benih Tanaman (PBT) dari Direktorat Jenderal Perkebunan Jakarta. Kegiatan Bimbingan teknis ini dibuka langsung oleh Kepala Balittro Dr. Wiratno, didampingi oleh Kepala Seksi Jasa Penelitian Dra. Nur Maslahah, Msi dan Narasumber Perbenihan Vanili Dra. Endang Hadipoetyanti, MS serta Narasumber OPT Tanaman Vanili Dr. Sukamto.

“Teknologi di bidang industri perbenihan berkembang dengan pesat dan penerapan bioteknologi semakin intensif, sehingga peningkatan pengetahuan bagi PBT mutlak diperlukan,” ujar Direktur Perbenihan Dr. Ir. M. Saleh Mokhtar, MP. “Produksi benih semakin besar dan membutuhkan efisiensi dalam pendistribusian, sehingga PBT membutuhkan pola kerja yang lebih efisien berbasis online, serta modus peredaran benih ilegitim dan pencurian plasma nutfah semakin berkembang, hal tersebut merupakan tantangan Pengawas Benih Tanaman (PBT) ke depan,” ujar Kepala Subdit Kelembagaan Perbenihan Ditjenbun Mahrup, SP, MM.

Dra. Endang Hadipoetyanti, MS selaku narasumber menyampaikan Penilaian lokasi dan kriteria kesesuaian lahan kebun induk vanili harus memiliki lokasi yang akses sarana transportasi secara baik, sehingga produk bahan tanam yang dihasilkan akan mudah didistribusikan ke lokasi-lokasi pengembangan secara cepat. Lokasi pun harus dekat dengan sumber air. Kebutuhan air untuk tanaman vanili relatif tinggi dan peka terhadap kondisi kering relatif lama, karena sistem perakaran tanaman ini relatif dangkal. Dan yang utama lokasi harus bebas dari endemik serangan hama dan penyakit

Balittro sangat mengapresiasi karena diberi kepercayaan untuk melakukan pendampingan teknis dalam peningkatan kompetensi Pengawas Benih Tanaman (PBT) manajemen perbenihan tanaman Vanili khusus PBT Ditjenbun Perbenihan Jakarta. Kunci awal keberhasilan pengembangan tanaman perkebunan diawali dari pemilihan bahan tanam (benih). “Benih unggul akan meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan oleh karena itu sangat diperlukan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan perkembangan teknologi terkini di bidang perbenihan,” ujar Kepala Balittro Dr. Wiratno.

Harapannya dengan Pendampingan teknis yang singkat ini dapat memahami aspek perbenihan tanaman perkebunan meliputi kebijakan pengembangan rintisan model desa mandiri benih, pengenalan varietas, penilaian lahan dan kriteria kesesuaian lahan, standar dan proses produksi benih, pengelolaan kebun benih, prosedur pembibitan serta pengenalan pengendalian OPT Tanaman Vanili dalam meningkatkan kualitas para Pengawas Benih Tanaman (PBT) Ditjenbun Perbenihan Jakarta. Dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga dapat diaplikasikan dilapangan dan masyarakat sehingga kita dapat membangkitkan kembali Kejayaan Rempah Indonesia. (efiana/balittro)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *