Kunjungan dari Tim Investigasi Inspektorat Jenderal

Bogor, 15 Desember 2021 Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) mendapatkan kunjungan dari Tim Investigasi Inspektorat Jenderal dalam rangka memperkenalkan aplikasi pengaduan masyarakat dan sistem informasi gratifikasi lingkup Kementerian Pertanian secara online. Kunjungan kali ini diterima langsung oleh Dr. Ir. Evi Savitri Iriani, M.Si. selaku Kepala Balittro yang didampingi oleh Mulyawan, S.E. (selaku KaSub. Bagian Tata Usaha), Sujianto, S.TP., M.Abm. (selaku Sub. Koordinator Pelayanan Teknis), Mariana Susilowati, S.P., M.Si. (Tim PPID), dan Mulyadi (Tim UPG). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di ruang awr Balittro.

Aplikasi kaldu emas (Kanal Pengaduan Elektronik bagi Masyarakat) adalah bentuk penerapan dari pengawasan masyarakat yang disampaikan oleh masyarakat kepada aparatur pemerintah terkait, berupa sumbang pikiran, saran, gagasan atau keluhan/pengaduan yang bersifat membangun. Masyarakat dapat mengakses aplikasi ini melalui laman https://dumas.pertanian.go.id/. Aplikasi ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam melakukan pengaduan terhadap UPT lingkup Kementerian Pertanian dan cepat untuk ditindaklanjutin sesuai dengan peraturan yang berlaku.


Sistem Informasi Gratifikasi Pertanian (siGAP Protani) sebagai sarana untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pimpinan dan seluruh pegawai lingkup Kementerian Pertanian dalam melaporkan penerimaan gratifikasi non kedinasan maupun kedinasan. Aplikasi ini dibangun dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian. Aplikasi ini dapat diakses langsung oleh seluruh pegawai lingkup Kementerian Pertanian melalui laman https://sigap-upg.pertanian.go.id/.
Tim Investigasi Inspektorat Jenderal berharap Balittro dapat mensosialisasikan aplikasi Dumas ini kepada masyarakat luas terutama pengguna jasa pelayanan Balittro agar aplikasi ini dapat berfungsi dan bermanfaat secara optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.