Varietas Unggul Vanili Tahan Busuk Batang Vanili (BBV) Hivania Agribun dan Sovania Agribun

Vanili merupakan komoditas ekspor penghasil devisa negara 95% diusahakan oleh perkebunan rakyat. Volume ekspor vanili tertinggi terjadi pada tahun 2003 yaitu 6.363 ton, namun pada tahun-tahun berikutnya volume tersebut cenderung menurun. Salah satu faktor penyebab menurunnya produksi vanili adalah serangan jamur Fusarium oxysporum f.sp vanillae patogen yang menyebabkan penyakit busuk batang vanili (BBV). Serangan penyakit ini dapat menurunkan produktivitas vanili hingga 30-80% dalam satu areal pertanaman serta menurunkan mutu dan nilai jualnya. Hingga saat ini belum ditemukan cara penanggulangannya. Varietas unggul tahan BBV dapat dijadikan alternatif cara untuk menyelesaikan permasalahan penyakit BBV ini. Varietas unggul vanili tahan BBV yang telah dilepas ada 2 varietas yaitu Hivania Agribun dan Sovania Agribun.  Kedua varietas ini memiliki keunggulan dan karakter masing-masing. Hivania Agribun merupakan varietas yang berasal  dari persilangan. Varietas ini tahan terhadap penyakit busuk batang vanili (BBV) dan mempunyai bobot polong basah sebesar 1,52 kg/tanaman  dan produksi polong basah sekitar 4,79 ton/ha/tahun. Sedangkan bobot polong kering  sebesar 0,55 kg/tanaman dan produksi polong kering sekitar 1,72 ton/ha/tahun. Kadar vanilin yaitu 2,87% (2,81%-2,92%). Karakter pembeda spesifik adalah  kedudukan daun merebah (45o) terhadap batang / sulur, ukuran bunga kecil, dan bentuk buah dari pangkal sampai ujung sama dan lebih kurus. Sedangkan Sovania Agribun merupakan hasil induksi mutasi irradiasi. Varietas ini tahan terhadap penyakit busuk batang vanili (BBV) dan mempunyai bobot polong basah  sebesar 1,48 kg/tanaman dan produksi polong basah sekitar 4,66 ton/ha/tahun. Sedangkan bobot polong kering sebesar 0,51 kg /tanaman dan produksi polong kering sekitar 1,59 ton/ha/tahun.  Kadar vanilin  sebesar 3,12% (3,12%-3,13%). Karakter pembeda spesifik yaitu kedudukan daun tegak lurus (90o) terhadap batang / sulur, ukuran bunga besar, dan bentuk buah membesar dibagian tengah ujungnya. Kedua varietas unggul ini dapat ditanam di daerah dataran rendah, medium, dan dataran tinggi (50 – 900 m dpl).

 

 
 
 
 
 
 
 
 

Hivania Agribun                                               Sovania Agribun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *