Pendampingan Teknis Budidaya dan Pengembangan Tanaman Seraiwangi

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO) melakukan pendampingan teknis Budidaya dan Pengembangan Tanaman Seraiwangi pada tanggal 13 – 15 September 2021 dengan jumlah peserta 3 Orang yang berasal dari Koperasi Simpan Pinjam Cu Keling Kumang Kalimantan Barat.

Kegiatan pendampingan teknis ini dibuka oleh Kepala Balittro yang diwakili oleh  Sub Koordinator Jasa Penelitian Dra. Nur Maslahah, M.Si, di dampingi Ir. Octivia Trisilawati, M.Sc selaku Narasumber.

Dalam sambutannya Alexander Saleh selaku ketua rombongan dari Koperasi Simpan Pinjam Cu Keling Kumang Kalimantan Barat menyampaikan pendampingan teknis ini sebagai salah satu upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dalam bidang budidaya pengembangan tanaman atsiri khususnya tanaman seraiwangi. Harapannya hasil dari pendampingan teknis di Balittro ini dapat mengetahui cara budidaya, perawatan, panen, serta pengolahan produksi, ujar Alexander.

Ir. Octivia Trisilawati, M.Sc selaku narasumber menyampaikan Seraiwangi (Andropogon nardus L.) merupakan salah satu jenis tanaman minyak atsiri yang tergolong sudah berkembang. Komoditas ini berperan sangat besar terhadap sumber devisa dan pendapatan petani serta penyerapan tenaga kerja. Permasalahan yang dihadapi Indonesia dalam pengembangan seraiwangi mencakup bahan baku, penanganan pasca panen, proses produksi, tata niaga, teknologi pengolahan dan peralatan penyulingan. Penggunaan varietas unggul seraiwangi seperti varietas Seraiwangi 1 yang telah dilepas sejak tahun 1992, varietas Sitrona 1 Agribun dan varietas Sitrona 2 Agribun yang dilepas tahun 2015, menghasilkan minyak atsiri dengan kandungan geraniol dan sitronella yang tinggi pada pengembangan di dataran rendah sampai tinggi. Untuk lebih mengenal ke tiga varietas tersebut, informasi karakter morfologi yang dapat membedakan ke tiga varietas tersebut sangat diperlukan

Kegiatan Bimbingan teknis  ini dilaksanakan selama 3 hari selain pemaparan materi, pratikum pembuatan produk (Sabun, Balsem dan Handsanitizer) dan diskusi interaktif oleh narasumber, dilakukan pula kunjungan lapang ke Kebun Percobaan IP2TP Manoko Lembang serta diakhiri dengan penyerahan sertifikat.

Harapannya Semoga pembelajaran, pratikum, diskusi, dan kunjungan lapang yang diperoleh selama di Balittro ini dapat meningkatkan kualitas petugas Koperasi Simpan Pinjam Cu Keling Kumang Kalimantan Barat dan dapat  membawa manfaat, ilmunya diterapkan dan dikembangkan. (efiana/Balittro)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *