Partisipasi Balittro Dalam Doa Bersama Balitbangtan Kementan Untuk Negeri

Partisipasi Balittro Dalam Doa Bersama Balitbangtan Kementan Untuk Negeri

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO) ikut berpartisipasi pada kegiatan “Doa Bersama Balitbangtan Kementan Untuk Negeri” yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2021 sebagai penyelenggara Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian. Kegiatan berdoa bersama ini di hadiri oleh Bapak Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH.,MH, MSi., Kepala Balan Litbang Pertanian Dr. Ir. H. Fadjry Djufry, MSi, Penceramah Ustad Muhammad Wakhid Romadhon, Lc. MA., dan Para Pejabat Eselon 1, 2, 3 serta keluarga besar Pegawai lingkup Badan Litbang Pertanian. Pelaksanan doa bersama ini dilakukan secara virtual dihadiri kurang lebih 900 orang.

Dalam sambutannya Kepala Balan Litbang Pertanian Dr. Ir. H. Fadjry Djufry, MSi menyampaikan kegiatan doa bersama ini dilaksanakan dalam rangka rasa syukur pada Allah SWT atas kinerja dan capaian sektor pertanian selama masa pandemi.

Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH.,MH, MSi menyampaikan “kita harus selalu meghadirkan kebaikan – kebaikan untuk seluruh mahluk hidup di sekitar”, tetap bersyukur dengan keadaan pandemi ini, menabur kebaikan sebagai bagian dari ibadah. Menyelesaikan masalah covid 19 ini menjadi kompleks, kita harus mengambil hikmah dari semua keadaan Indonesia yang terdampak covid 19, “ujar Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH.,MH, MSi Menteri Pertanian.

Acara doa bersama untuk negeri secara virtual ini diisi dengan tausiah oleh Ustad Muhammad Wakhid Romadhon, Lc. MA. (Dosen PAI IPB Bogor) dengan topik “Menyikapi Ujian Hidup dengan Keimanan”. Dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa kita harus saling menguatkan keyakinan, saling menguatkan keimanan agar tidak mengalami krisis mental. Dengan ujianNya semoga pondasi keimanan bisa dilalui dengan istiqomah tanpa berputus asa dari rahmat Allah SWT. Keimanan dan ketenangan ini merupakan modal dasar dalam menemukan dan mendapatkan kemenangan dan kesembuhan bagi yang menderita sakit. Hidup adalah ujian, ujian bisa berupa nikmat bisa berupa musibah.
Allah sedang menguji manusia, dari ujian tersebut kita diajarkan untuk bersabar, agar lebih baik lagi. Kesabaran itu dicerminkan dengan cara bersyukur dan mengambil hikmah atas semua cobaan-Nya. Dunia itu hanya sementara bagai setitik air, Akhirat kekal dan luas bagai samudera. Maka jangan tertipu dengan dunia fana ,” ujar Ustad Muhammad Wakhid Romadhon, Lc. MA.

Harapannya semoga doa bersama ini dapat menguatkan keimanan dan menguatkan keyakinan serta meningkatkan rasa syukur kita pada Sang Pencipta. Semoga pandemi covid 19 ini cepat berlalu. (Efiana/Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *