PERTUMBUHAN BIBIT PANILI PADA BEBERAPA KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN FREKUENSI APLIKASI PUPUK DAUN Growth of vanilla with some growth media composition and frequency application of foliar fertilizer

PERTUMBUHAN BIBIT PANILI PADA BEBERAPA KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN FREKUENSI APLIKASI PUPUK DAUN                   Growth of vanilla with some growth media composition and frequency application offoliar fertilizer

Nurholis1), Hariyadi2), dan Ani Kurniawati2)

1) Mahasiswa Program Studi Agronomi dan Hortikultura Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor   

Jalan Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680

Handphone: +6285733789562

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

2) Departemen Agronomi dan Hortikultura

  Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

(diterima 22 April 2014, direvisi 25 April 2014, disetujui 30 April 2014)

ABSTRAK

Salah satu faktor penentu keberhasilan pengembangan dan pengusahaan tanaman panili antara lain bibit yang baik. Tingkat pertumbuhan dan keberhasilan perbanyakan tanaman panili di pembibitan menjadi faktor pendukung dalam menghasilkan dan penyediaan bibit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dan mengkaji komposisi media tanam dan frekuensi aplikasi pupuk daun terhadap pertumbuhan setek panili. Penelitian dilaksanakan di kebun Sindang Barang, Bogor, sejak September sampai Desember 2013. Rancangan percobaan yang digunakan berdasarkan Rancangan Petak Terpisah dengan tiga ulangan. Petak utama adalah frekuensi aplikasi  pupuk  daun yaitu tiga hari sekali dan enam hari sekali. Anak petak adalah kombinasi media tanam yaitu tanah + pupuk kandang + arang sekam berdasarkan volume (2:1:1, 2:2:1, dan 2:1:2) dan tanah sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berupa tanah + pupuk kandang + arang sekam (2:2:1) merupakan komposisi media tanam terbaik yang menghasilkan pertumbuhan bibit panili tertinggi pada persentase setek hidup, panjang tunas, jumlah ruas, jumlah daun, dan klorofil total pada 10 minggu setelah tanam. Aplikasi pupuk daun tiga hari sekali dengan konsentrasi satu g l-1 dan dosis 10 ml tanaman-1 merupakan frekuensi aplikasi pupuk daun yang secara umum menghasilkan pertumbuhan bibit panili tertinggi pada 10 minggu setelah tanam.

Kata kunci: Vanilla planifolia,setek, arang sekam, pupuk kandang sapi, nutrisi

ABSTRACT

Seedling is one of important component in vanilla cultivation. Growth and living of stem cutting at nursery are contributing factor in produce and seedling supply. The purpose of this research was to get and investigate of media composition and frequency application of foliar fertilizer on growth of vanilla’s stem cutting. This research was conducted at Sindang Barang, Bogor, in September to December 2013. The experimental design used split plot design with frequency application of foliar fertilizer as main plot i.e. three days and six days interval of application and media composition as sub plot. There were three combinations of media composition that consist of soil + cow manure + rice hull charcoal (2:1:1, 2:2:1, and 2:1:2 v/v) and one control treatment (soil media). The result showed that mix media composition of soil + cow manure + rice hull charcoal (2:2:1) gave the highest growth of vanilla on living percentage of stem cutting, shoot length, number of internode, leaves number, and total chlorophyll content at 10 weeks after treatment. Foliar applications frequency every three days with concentration of one g l-1  and dose of 10 ml plant-1, in general, gave the highest result on vanilla growth at 10 weeks after treatment.

Key words: Vanilla planifolia, stem cutting, rice hull charcoal, cow manure, nutrient

Download pdf,