Instalasi Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (IP2TP) Laing

Instalasi Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (IP2TP) Laing (Solok) adalah salah satu IP2TP dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang berada di bawah Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) sebagai eselon II. Selain melaksanakan penelitian, kegiatan yang dilakukan oleh IP2TP Laing adalah pemeliharaan tanaman rempah, obat dan atsiri. Pengelolaan show window teknologi melalui petak pamer, dan produksi minyak dari beberapa tanaman atsiri seperti serai wangi, klausena, lemon grass dan kayumanis Ceylon. Disamping itu IP2TP Laing juga sering memberikan bimbingan teknis dalam hal budidaya dan pengolahan tanaman atsiri, baik kepada petani, mahasiswa maupun dosen-dosen perguruan tinggi dan juga menerima kegiatan magang dari petani dan mahasiswa.

Pengembangan vegetasi IP2TP Laing dilakukan terutama untuk menanami lahan-lahan yang masih kosong dengan berbagai tanaman atsiri. Komoditas atsiri yang banyak ditanam akhir-akhir ini adalah Kayumanis Ceylon, Ylang-ylang, Serai wangi, dan Palmarosa.

IP2TP Laing dipimpin oleh seorang kepala kebun yaitu Unang Mansur. Kepala IP2TP Laing dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh 33 pegawai yang terdiri atas 27 PNS, 6 Tenaga kontrak/honorer, dan Tenaga harian lepas yang disesuaikan dengan kebutuhan.

IP2TP Laing terletak dalam daerah Kota Solok Provinsi Sumatera Barat tepatnya di RT. 02/RW. 02 Kelurahan Laing, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok dengan jarak ± 5 km arah utara dari pusat kota. Luas areal kebun percobaan adalah 75 ha yang berada pada daerah ketinggian sedang, antara 460 sampai 480 m di atas permukaan laut. Secara umum jenis tanahnya adalah Podsolik (ultisol) dan Alluvial dengan topografi bergelombang sampai berbukit. Curah hujan rata-rata antara 1.800 – 2.100 mm/th dan merupakan daerah bayangan hujan. Bulan basah berkisar antara 5-6 bulan (September – April) dan bulan kering antara 2 – 3 bulan (Mei – Agustus). Sedangkan suhu rata-rata berkisar antara 21ºC sampai 30ºC, sehingga daerah ini termasuk tipe iklim E2 menurut klasifikasi Las dan Oldeman.

Pada tahun 2017, IP2TP Laing mengkonservasi plasma nutfah tanaman rempah, obat, dan atsiri sebanyak 140 spesies dengan 2239 aksesi. Konservasi dilakukan dalam keadaan tumbuh di rumah kaca dan lapang.

Tahun 2018 IP2TP Laing mulai membangun kebun induk untuk komoditas:
1. Serai wangi varietas Serai wangi 1 (1 Ha)
2. Serai wangi varietas Sitrona 1 (1 Ha)
3. Serai wangi varietas Sitrona 2 (1 Ha)
4. Nilam varietas Sidikalang (1 Ha)

Berikut fasilitas pendukung yang dimiliki oleh IP2TP Laing:

Kantor IP2TP Laing
Aula IP2TP Laing
Mess IP2TP Laing