Prosiding Seminar Pertanian Organik Pengolahan Lahan

 

PROSIDING SEMINAR PERTANIAN ORGANIK PENGOLAHAN LAHAN

  1. PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK UNTUK PERTANIAN ORGANIK DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN, Oleh : Ishak Juarsah
  2. PENGARUH PEMUPUKAN PADA KUALITAS SIMPLISIA TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) DI KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, Oleh : Fibrianty dan Retno Utami Hatmi
  3. Perubahan Sifat Fisik Tanah Dalam Pertanian Organik, oleh : Tagus vadari, Nura Dian MS, Suci handayani, dan Sukristiyonubowo
  4. PEMANFAATAN LIMBAH TANDAN KOSONG SAWIT SEBAGAI PUPUK ORGANIK UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN NILAM ORGANIK, Oleh : Muhamad Djazuli, Wawan Haryudin, Sukarman dan Sri Suhesti
  5. FILOSOFI DAN KEMAMPUAN PERTANIAN ORGANIK DALAM MENINGKATKAN DAN MELESTARIKAN PRODUKTIVITAS LAHAN, Oleh : Samsudin
  6. PENGELOLAAN HARA SAYURAN PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK
  7. TANTANGAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN AKIBAT PENGGUNAAN BAHAN AGROKIMIA
  8. PUPUK KANDANG DAN PUPUK HIJAU SEBAGAI SUMBER PUPUK ORGANIK BAGI BUDIDAYA PERTANIAN ORGANIK
  9. OPTIMALISASI USAHA TERNAK KELINCI PADA PEMANFAATAN PEKARANGAN MENUJU PERTANIAN ORGANIK
  10. ADAPTASI BEBERAPA GALUR TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill.) DI LAHAN MEDIUM BERIKLIM BASAH DI BALI DENGAN BUDIDAYA ORGANIK
  11. PENGGUNAAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN PADI DI LAHAN SAWAH IRIGASI
  12. RESPON PERTUMBUHAN BIBIT SALAK VARIETAS GULA PASIR (Salacca edulis) PADA PERLAKUAN MEDIA TANAM ORGANIK YANG BERBEDA
  13. PENINGKATAN PRODUKSI SALAK VARIETAS GULA PASIR (Salacca edulis) DENGAN INOVASI PEMUPUKAN PUPUK KANDANG SAPI
  14. ADAPTASI BEBERAPA GALUR CABAI (Capsicum annum) SECARA ORGANIK PADA LAHAN MEDIUM IKLIM BASAH DI BALI
  15. RESPON DUA AKSESI KUMIS KUCING {Orthosiphon aristatus (BLUME) MIQ.} TERHADAP PERLAKUAN PEMUPUKAN DI DATARAN TINGGI, Oleh : Otih Rostiana, Rosita SMD, Agus Ruhnayat, Nurliani Bermawie, dan Dyah Iswantini
  16. EFEKTIFITAS BAKTERI PELARUT FOSFAT ASAL TANAH ULTISOL LEBAK BANTEN TERHADAP PERTUMBUHAN KEDELAI (Glycine max L.), Oleh : Khamdanah, Tiara Restu Amanda, dan Jati Purwani
  17. KEEFEKTIFAN PUPUK HAYATI EBSY TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CAISIM (Brasicca SP.), Oleh : Elsanti dan Erny Yuniarti
  18. POTENSI JERAMI PADI UNTUK PERBAIKAN SIFAT FISIK TANAH PADA LAHAN SAWAH TERDEGRADASI, LOMBOK BARAT, Oleh : Deddy Erfandi dan Nurjaya
  19. STRATEGI KONSERVASI TANAH DALAM SISTIM PERTANIAN ORGANIK TANPA OLAH TANAH, Oleh : Deddy Erfandi
  20. KAJIAN BAKTERI PENGHASIL HORMON TUMBUH IAA SEBAGAI PUPUK ORGANIK HAYATI DAN KANDUNGAN IAA SELAMA PENYIMPANAN, Oleh : Sarjiya Antonius, Dwi Agustyani, Hartati Imamuddin, Tirta Kumala Dewi, dan Nur Laili
  21. PEMANFAATAN ELA SAGU SEBAGAI PUPUK UNTUK BUDIDAYA JAGUNG KETAN KISAR ORGANIK: Oleh : Aurellia Tatipata dan Agustinus Jacob
  22. PERAN MIKROORGANISME DALAM MENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK, Oleh : Hera Nurhayati dan Ireng Darwati
  23. PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI PUPUK ORGANONITROFOS DAN PUPUK KIMIA TERHADAP SERAPAN HARA DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) MUSIM TANAM KEDUA DI TANAH ULTISOL GEDUNGMENENG, Oleh : Dermiyati, Jamalam Lumbanraja, Ainin Niswati, Sugeng Triyono dan Metha Deviana
  24. PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DAN MUTU KUMIS KUCING, Oleh : Agus Ruhnayat dan Otih Rostiana

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *