RESPON DUA AKSESI KUMIS KUCING {Orthosiphon aristatus (BLUME) MIQ.} TERHADAP PERLAKUAN PEMUPUKAN DI DATARAN TINGGI

RESPON DUA AKSESI KUMIS KUCING {Orthosiphon aristatus (BLUME) MIQ.}

TERHADAP PERLAKUAN PEMUPUKAN DI DATARAN TINGGI

Oleh : Otih Rostiana1), Rosita SMD1), Agus Ruhnayat1), Nurliani Bermawie1), dan Dyah Iswantini2)

1) Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Jalan Tentara Pelajar No. 3 Bogor

otihrostiana@gmail.com

2) Pusat Studi Biofarmaka, Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK

Kumis kucing banyak digunakan dalam industri obat tradisional di dalam negeri dan sudah diekspor ke mancanegara, sejak perang dunia II. Di Indonesia tanaman ini tersebar dari dataran rendah sampai dataran tinggi, namun sentra budidaya yang sudah dikenal selama ini adalah di dataran rendah sampai menengah. Penelitian bertujuan mengobservasi potensi produksi dan mutu dua aksesi kumis kucing di dataran tinggi, KP. Manoko, Lembang, Jawa Barat (1.200 m dpl.), dengan mengaplikasikan pupuk organik dan anorganik. Penelitian dilaksanakan sejak Februari sampai Oktober 2013, dan disusun dalam rancangan petak terbagi. Petak utama: dua aksesi (A dan B); Anak petak: empat Paket Pemupukan (P1: 30 t/ha pukan tanpa pupuk anorganik;P2: 30 t/ha pukan + 100 kg/ha Urea + 100 kg/ha SP36 + 50 kg/ha KCl. P3: 30 t/ha pukan + 200 kg/ha Urea + 200 kg/ha SP36 + 100kg/ha KCl. P4: 30 t/ha pukan + 300 kg/ha Urea + 300 kg/ha SP36 + 150kg/ha KCl), diulang lima kali. Hasil penelitian menunjukkan aksesi B yang berbunga putih, mampu menunjukkan ekspresi potensi genetik lebih baik dalam produksi terna segar dan kering, daripada aksesi A. Namun kandungan sinensetin aksesi A pada semua perlakuan lebih tinggi (0,05-0,09%) dari aksesi B (0,003-005%). Produksi terna segar dan kering kumis kucing, tidak dipengaruhi oleh aplikasi pupuk anorganik. Pemberian pupuk organik (pukan sapi) 30 ton/ha, mampu meningkatkan bobot segar dan kering terna selama dua kali panen di dataran tinggi.

Kata kunci: Orthosiphon aristatus, adaptasi, pemupukan, produksi terna, sinensetin

Download full papper 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *