PENGGUNAAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN PADI DI LAHAN SAWAH IRIGASI

PENGGUNAAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN PADI DI LAHAN SAWAH IRIGASI

Oleh : Endjang Sujitno, Kurnia, dan Taemi Fahmi

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat

Jalan Kayuambon No. 80 Lembang, Bandung Barat, 40791

esujitno@ymail.com; pobo_dicanio@yahoo.com; mazf_rm@yahoo.com

ABSTRAK

Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan terhadap beras sebagai bahan makanan pokok secara langsung akan semakin meningkat, sehingga diperlukan usaha untuk meningkatkan produksi padi dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat. Penggunaan lahan sawah secara intensif dengan menggunakan bahan kimia yang tidak berimbang menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan unsur hara dalam tanah yang berakibat pada melandainya tingkat produksi padi (leveling off). Upaya untuk meningkatkan kesuburan lahan perlu dilakukan, agar tingkat produksi padi kembali meningkat, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan pupuk organik dalam pelaksanaan budidaya padi. Hal ini dimungkinkan karena pupuk organik berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kesuburan lahan. Rancangan pengujian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pupuk organik ternak sapi, pupuk organik ternak domba, dan pupuk organik Kujang sebagai perlakuan, dan sebagai pembanding adalah kebiasaan petani tanpa menggunakan pupuk organik. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tujuh kali. Penelitian dilakukan pada lahan petani yang berlokasi di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, sejak Mei sampai September 2011. Produktivitas tertinggi diperoleh dari perlakuan dengan pupuk kompos ternak sapi sebesar 8,84 t ha-1, kompos ternak domba sebesar 8,72 t ha-1dan pupuk organik kujang sebesar 8,56 t ha-1, sedangkan bila tanpa pupuk organik diperoleh hasil 7,07 t ha-1.

Kata kunci: Produktivitas, padi, kesuburan lahan, pupuk organik

Download full papper 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *