PUPUK KANDANG DAN PUPUK HIJAU SEBAGAI SUMBER PUPUK ORGANIK BAGI BUDIDAYA PERTANIAN ORGANIK

PUPUK KANDANG DAN PUPUK HIJAU SEBAGAI SUMBER PUPUK ORGANIK BAGI BUDIDAYA PERTANIAN ORGANIK

Oleh : Ladiyani R Widowati dan Diah Setyorini

Balai Penelitian Tanah

Jalan Tentara Pelajar No. 12 Bogor

ladiyaniwidowati@gmail.com

ABSTRAK

Budidaya pertanian organik adalah budidaya ramah lingkungan dengan menerapkan agricultural development management at low productivity sehingga sistem ini menerapkan input yang ramah lingkungan. Sumber hara utama untuk budidaya pertanian organik adalah pupuk organik yang dapat berasal dari pukan hewan maupun sisa tanaman, serta mineral yang berasal dari bahan organik. Telah dilakukan penelitian pengujian kualitas pupuk organik yang efektif untuk pertanian organik dengan menggunakan tanah Andisols Cisarua di rumah kaca Balai Penelitian Tanah Sindangbarang, Bogor. Tanaman selada sebagai tanaman indikator pertama dan pakcoy sebagai tanaman indikator kedua. Perlakuan yang diujikan sebagai petak utama adalah pukan Ayam, kambing, dan sapi yang telah matang, kompos limbah sayuran, tanaman sekitar dan tithonia. Sebagai anak petak adalah takaran pupuk 0; 5; 10; 15; 20; dan 40 t/ha. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan split plot dengan tiga ulangan. Selain itu dilakukan penelitian pengukuran kecepatan mineralisasi hara N dari pupuk kandang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pupuk atau kompos organik yang berpeluang untuk digunakan dalam budidaya pertanian organik adalah semua pupuk kandang hewan dan tanaman sekitar kebun yang diujikan. Pupuk kandang ayam mempunyai kecepatan melepaskan hara tercepat dibandingkan dengan pukan kambing dan sapi. Pemanfaatan limbah/residu tanaman dan tanaman lain seperti titonia yang banyak terdapat di sekitar kebun sayuran mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan, karena mempunyai kadar hara yang hampir setara dengan kompos pukan ternak. Untuk produksi sayuran l, takaran optimal bahan organik adalah 25 t/ha, dan antara berbagai sumber bahan organik tersebut dapat dikombinasikan aplikasinya agar kecepatan pelepasan haranya sesuai dengan tingkat kebutuhan tanaman.

Kata kunci: mineralisasi, bahan organik, pertanian organik

Download full papper 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *