PERBANYAKAN VEGETATIF TANAMAN CENGKEH SECARA GRAFTING DAN CANGKOK

PERBANYAKAN VEGETATIF TANAMAN CENGKEH SECARA GRAFTING DAN CANGKOK

Agus Ruhnayat

PENDAHULUAN
Perbanyakan tanaman dapat dilakukan secara generatif dan vegetatif. Kedua cara perbanyakan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbanyakan tanaman secara generatif (dengan biji), lebih mudah dan cepat dilaksanakan, namun sifat tanaman yang dihasilkan belum tentu sama dengan induknya, karena biji yang dihasilkan diperoleh melalui proses penyerbukan silang, dan mulai berproduksi lebih lama. Sedangkan perbanyakan secara vegetatif dapat dipastikan menghasilkan tanaman yang mempunyai sifat sama dengan induknya dan mulai berproduksi lebih cepat, namun memerlukan sedikit keahlian dan relatif lebih lama dalam pelaksanaamnya. Perbanyakan vegetatif dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain dengan setek, kultur jaringan, penyambungan (grafting) dan cangkok (marcoting).
Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum L. Merr. & Perry) termasuk tanaman yang menghasilkan biji. Saat ini perbanyakan cengkeh umumnya dilakukan secara generatif dengan biji, oleh karena itu sering kali ditemukan dalam satu areal pertanaman cengkeh terdapat pohon-pohon yang berlainan produksi bunganya walaupun benihnya berasal dari satu pohon induk. Oleh karena itu untuk memperoleh pertanaman cengkeh yang seragam dalam hal produksi bunganya, maka perlu diperbanyak secara vegetatif. Perbanyakan vegetatif tanaman cengkeh dapat dilakukan melalui setek, kultur jaringan, grafting dan cangkok.

Cover
Penyunting
Pendahuluan
Kata Pengantar
download kontens

One thought on “PERBANYAKAN VEGETATIF TANAMAN CENGKEH SECARA GRAFTING DAN CANGKOK

  • Rabu November 8th, 2017 at 04:09
    Permalink

    What’s up it’s me, I am also visiting this web page daily, this site is really fastidious
    and the viewers are genuinely sharing fastidious thoughts.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *