PRODUKSI BENIH SUMBER, KEBUN INDUK DAN PEMBINAAN PENANGKARAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

PRODUKSI BENIH SUMBER, KEBUN INDUK DAN PEMBINAAN PENANGKARAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

Sukamto,  Sujianto, Deliah Seswita, Sri Wahyuni, Repianyo

ABSTRAK

Salah satu permasalahan dalam pengembangan tanaman rempah, obat dan aromatik adalah kurang tersedianya benih sumber yang berkualitas tinggi dan sehat untuk petani dan pengguna lainnya.  Untuk mengatasi masalah tersebut sejak tahun 2002 telah dilakukan kegiatan produksi benih sumber tanaman  rempah, obat dan aromatik. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memproduksi benih sumber yang berkualitas tinggi dan sehat yang dapat memenuhi kebutuhan benih sumber tanaman rempah, obat dan aromatik yaitu benih  kencur, kunyit, jahe, temu lawak,  nilam, serai wangi, serta kebun induk lada, vanili, dan  jambu mete. Produksi benih tanaman tersebut harus dilakukan setiap tahun karena sifat tanaman yang panen setahun sekali dan benihnya tidak tahan simpan. Selain itu juga perlu dibuat kebun induk tanaman rempah dari varietas-varietas yang telah dilepas. Pada tahun 2013 telah dilakukan produksi benih sumber kelas dasar hingga benih sebar bersertifikat. Pada tahun ini menghasilkan benih rimpang-rimpangan temulawak, kunyit, kencur dan jahe masing-masing mencapai 6.950 kg, 24.800 kg, 875 kg, dan 12.200 kg. Jumlah tersebut melebih dari yang ditargetkan sebelumnya. Benih jahe dan kencur seluruhnya dapat terdistribusikan pada pengguna. Sedangkan benih kunyit dan temulawak hanya masih banyak tersisa, sehingga akan di jadikan tepung untuk dapat diawetkan dalam bentuk produk. Terpeliharanya kebun induk lada (P1 dan N1) 0.5 ha, dan kebun vanili 0,5 ha, dan jambu mete. Perbanyakan vegetative nilam dan lada dilakukan di emplasemen UPBS. Selain itu juga akan dilakukan pembinaa  petani penangkar benih tanaman rempah, obat dan aromatik untuk produksi benih kelas dasar, pokok dan sebar  yang terdaftar.

Kata Kunci: Produksi benih sumber TOAR, Cymbopogon nardus, Pogostemon cablin, Zingiber officinale, Kaempferia galanga, Curcuma domestica, Curcuma xanthorrizaCentella asiatica L., Mentha sp., dan Artemisia annua L.

ABSTRACT

 One of the problems in the development of spices, medicinal and aromatic seeds are the source of the lack of availability of high-quality and healthy for farmers and other users. To overcome this problem since 2002 has conducted activities of seed production plant sources of spices, medicinal and aromatic. The main objective of this activity is to produce high-quality seed sources and healthy seeds that can meet the needs of the plant source spices, medicinal and aromatic seeds which kencur, turmeric, ginger, temu lawak, patchouli, lemon grass, and main resource garden pepper, vanilla, and cashew nuts. Crop seed production should be done every year because of the nature of plants and their seeds harvested once a year can not stand store. It also needs to be made from the spices garden the parent plant varieties that have been released. In 2013 has made the production of seed source to the base class of certified seed spread. In this produces seed rhizome of ginger, turmeric, and ginger respectively reached 6,950 kg, 24,800 kg, 875 kg and 12,200 kg. This amount exceeded the previously targeted. Seeds ginger and Camferia galanga entirely distributed to users. While the seeds of turmeric and ginger just still a lot left, so it will be made in the flour to be preserved in the form of products. The maintenance garden pepper parent (P1 and N1) 0.5 ha and 0.5 ha orchard vanilla, and cashew nuts. Patchouli and pepper vegetative propagation done in UPBS emplacement. It also will be couched farmers plant seed spices, medicinal and aromatic seeds for the production of the base class, registered, and spread seed.

Key words : Cymbopogon nardus, Pogostemon cablin, Zingiber officinale, Kaempferia galanga, Curcuma domestica, Curcuma xanthorriza,  Centella asiatica L., Mentha sp., dan Artemisia annual.

Download pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *