PENGEMBANGAN MODEL SISTEM RESI GUDANG KOMODITAS LADA

PENGEMBANGAN MODEL SISTEM RESI GUDANG KOMODITAS LADA

S. Wulandari, A. Wahyudi, E. Rini P.i, Ermiati, J.T Yuhono, N. Mahdi dan Enjang

ABSTRAK

Kinerja komoditas lada terus mengalami penurunan, baik ditinjau dari sisi produksi maupun dari sisi pencapaian mutu.Salah satu permasalahan yang menjadi penyebab adalah rendahnya kemampuan investasi petani.  Karakter pelaku usaha pada sistem komoditas lada pada umumnya: tidak memiliki agunan, akses pembiayaan yang rendah, terbatasnya informasi harga dan permintaan, posisi tawar yang rendah, dan rendahnya kepemilikan modal kerja.Pola Resi Gudang adalah sistem pendanaan atau pembiayaan yang menggunakan komoditi sebagai aset yang dijadikan jaminan bagi pihak pemberi dana. Sistem ini akan meningkatkan daya saing komoditas pertanian berisiko tinggi, seperti lada, yang seringkali terkendala akibat perubahan harga lada yang tajam di pasar  internasional.  Penurunan harga lada secara tajam berpengaruh terhadap pendapatan dan usaha tani petani lada karena pada saat harga lada rendah, pemeliharaan kebun lada terbengkalai sehingga produktivitasnya menurun.Sistem resi gudang diharapkan dapat meningatkan daya saing lada Indonesia dari negara pesaing seperti Vietnam yang hampir 90% menguasai pangsa pasar lada dunia.Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi model sistem resi gudang komoditas lada sebagai langkah strategis bagi penyempurnaan model dan perbaikan implementasi model sistem resi gudang di masa mendatang.Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: (1) Melakukan evaluasi terhadap persiapan penerapan sistem resi gudang pada komoditas lada, (2) Pengembangan model teknologi, infrastruktur, dan kelembagaan bagi penerapan sistem resi gudang pada komoditas lada, dan (3) Tersusunnya kebijakan bagi percepatan penerapan sistem resi gudang pada komoditas lada. Sistem Resi Gudang yang disediakan pemerintah untuk membantu petanidalam upaya meningkatkan pendapatan petani memiliki beberapa manfaat, yaitumanfaat penyimpanan, manfaat keamanan, manfaat jaminan mutu dan manfaat pemasaran, manfaat pembiayaan.Petani bisa mendapatkan bantuan pinjaman bagi usahataninya.Selain itu, petani yang terlibat dalam SRG mampu mendapatkan harga yang lebih baik dibandingkan dengan petani yang tidak memanfaatkan SRG.  Berdasarkan pemetaan kesiapan pelaksanaan sistem resi gudang terdapat beberapa kendala terkait dengan: (1) jaminan produksi dan mutu komoditas, (2) peningkatan ketersediaan infrastruktur gudang, (3) diseminasi sistem resi gudang, (4) sumberdaya manusia, dan (5) konsekuensi biaya tambahan.

Kata Kunci: daya saing, Sistem Resi Gudang, dan pembiayaan

ABSTRACT

Performance pepper commodities continued to decline, both in terms of production and of the achievement of quality. One of the problems that cause is the low investment capacity of farmers. Farmers character on commodity systems in general are: do not have collateral, low access to finance, lack of price information and demand, low bargaining power, and low ownership of working capital.Warehouse receipt is a patern of financing that use commodities as an asset as collateral to the lenders. This system will improve the competitiveness of agricultural commodities at high risk, such as pepper, which is often constrained due to sharp changes in pepper prices in the international market. A sharp decline in pepper prices affect farm incomes and pepper farmers because at the low price of pepper, maintenance of farm neglected that caused productivity decreases. Warehouse receipt system is expected to Indonesian pepper competitiveness to competing Vietnam that nearly 90 % market share of the world pepper. Therefore, it is necessary to evaluate the model pepper commodity warehouse receipt system, as a strategic way for the model refinement and improvement of the implementation model of a warehouse receipt system in the future . This study has the following objectives: (1) To evaluate the preparation for the implementation of warehouse receipt systems in pepper commodities, (2) Development of a model of technology, infrastructure , and institutions for the implementation of the warehouse receipt system on commodities pepper, and (3) Establishment of policies to accelerate application on commodity warehouse receipt system pepper. Warehouse receipt system provided by the government to help farmers in an effort to increase farmers’ income has several benefits: storage benefits, security benefits , benefits of quality assurance and marketing benefits, also financial benefits. Farmers can get loans for farming. In addition, farmers who are involved in the warehouse receipt systems able to get a better price.  Based mapping implementation readiness of warehouse receipt systems there are several constraints associated with: (1) quality assurance and production of commodities, (2) increasing the availability of warehouse infrastructure, (3) dissemination of the warehouse receipt system, (4) human resources, and (5) the cost consequences additional.

Key Words: competitiveness, Warehouse Receipt System, and financing

 Download pdf,

One thought on “PENGEMBANGAN MODEL SISTEM RESI GUDANG KOMODITAS LADA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *