APLIKASI BIOADITIF MINYAK ATSIRI PADA BAHAN BAKAR NABATI

APLIKASI BIOADITIF MINYAK ATSIRI  PADA BAHAN BAKAR NABATI

Ma‘mun, H. Mulyana, S. Suhirman dan D. Kustiwa

ABSTRAK

Penelitian penggunaan aditif minyak atsiri dalam bahan bakar nabati merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya, yaitu penggunaan aditif dalam bensin maupun solar. Bahan bakar nabati dimaksud adalah biodisel yang disubstitusikan sebesar 10% dalam solar, diperdagangkan di SPBU di seluruh Indonesia dengan nama biosolar, untuk tujuan mengurangi (menghemat) penggunaan minyak solar secara nasional.Penggunaan aditif dalam biosolar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembakaran didalam mesin sehingga pengurangan konsumsi solar menjadi lebih besar. Disamping itu, semakin besarnya tuntutan penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan, penambahan aditif dalam bahan bakar dapat membantu mengurangi  emisi gas buang yang berbahaya. Penambahan aditif minyak atsiri dilakukan pada konsentrasi 0 sampai 0,1%volume biosolar. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap parameter-parameter angka cetana, spesifikasi fisika kimia biosolar sesuai SK. Dirjen Migas No. 3675 K/24/DJM/2006, kinerja pembakaran (torsi dan daya), pengurangan konsumsi bahan bakar spesifik, emisi gas buang dan uji lapangan. Pengujian dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS) dan di lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan aditif minyak atsiri pada biosolar dapat meningkatkan angka cetana sebesar 2,0; meningkatkan kinerja pembakaran (torsi dan daya); menurunkan konsumsi bahan bakar; mengurangi emisi gas buang dan tidak merubah spesifikasi bahan bakar solar (SK. Dirjen Migas No. 3675 K/24/DJM/2006).Pengujian lapangan menunjukkan penghematan biosolar antara 20 – 30%.

Kata kunci : aditif, biosolar, biodisel, angka cetana, minyak atsiri .

ABSTRACT

The research of the use of essential oils for biofuel additives in biofuel is a continuation research of the use of additives in gasoline and diesel fuel. Biofuel is biodiesel which is substituted by 10% in diesel, traded at all fuel station in Indonesia naming biosolar.  The purpose of biosolar use is to reducethe use of diesel fuel. The use of additives in biosolar aims to improve the quality of combustion in the engine hence reducing diesel consumption.  Furthermore, the use of of additives in biosolar can reduce exhaust emissions, hence supporting the use of environmentally friendly fuels. The concentration of essential oil additives was 0 to 0.1 % by volume of biosolar. Parameters testing were cetana number, physico chemical specifications of biosolar according to regulation of theDirector General of Oil and Gas  (SK Dirjen Migas No. 3675 K/24/DJM/2006), combustion performance (torque and power), a reduction in specific fuel consumption, exhaust emissions and field tests. Parameteres were tested at the Laboratory Centre for Research and Development of Oil and Gas Technology (LEMIGAS) and in the field. The results showed that the use of essential oils additive in biosolar can increase the rate of 2.0 cetana number; improving combustion performance (torque and power), reduce fuel consumption, reduce exhaust emissions and fulfilled physico chemical specification of theSK. Dirjen Migas. No3675 K/24/DJM/2006. Field testing revealed that the use of additives can save  biosolarconsumption 20-30%.

Keyword :Additive, biosolar, biodiesel, cetane number, essential oils.

Download pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *