PEMANFAATAN INSEKTISIDA NABATI DAN Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN Helopeltis antonii SIGN.

PEMANFAATAN INSEKTISIDA NABATI DAN Beauveria bassiana

UNTUK MENGENDALIKAN Helopeltis antonii SIGN.

Mahrita Willis, Rohimatun, Tri Eko W., Ahyar, N. Tarigan, T. Sutarjo, dan A. Suhenda

ABSTRAK

Seiring dengan pengembangan jambu mete, terdapat kendala serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), khususnya hama, antara lain Helopeltis antonii. Selain menggunakan agen hayati, penggunaan pestisida nabati merupakan salah satu cara yang potensial untuk mengendalikan hama utama tanaman jambu mete. Hasil penelitian TA 2012 menunjukkan bahwa aplikasi minyak serai dapur, cengkeh, nilam, dan seraiwangi berpotensi intuk digunakan sebagai pengendali Helopeltis sp dan enam isolat B. bassiana memperlihatkan patogenisitas yang cukup tinggi terhadap serangga tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis insektisida nabati dan B. bassiana yang efektif terhadap H. antonii. Penelitian dilaksanakan di kebun petani di Wonogiri, Jawa Tengah pada bulan Januari sampai Desember 2013. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan enam perlakuan: (1) minyak serai dapur 10 ml/l; (2) minyak pala 10 ml/l; (3) strain BB lundi 108 spora/l; (4) strain Ed 6 108 spora/l; (5) insektisida sintetik deltametrin 1 ml/l; (6) kontrol. Pengambilan sampel dilakuan pada 4 arah mata angin (utara, selatan, timur, dan barat masing-masing 10 sampel bunga). Tiap perlakuan terdiri atas 5 ulangan. Volume semprot per tanaman (ulangan) adalah 10 l. Penyemprotan dilaksanakan dengan interval 2 minggu sekali. Parameter pengamatan terdiri atas (1) gejala serangan H. antonii pada tanaman sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan; (2) jumlah bunga yang menjadi buah; (3) Intensitas serangan; (4) Persentase bunga yang menjadi buah; (5) hama lain, termasuk musuh alami. B. bassiana BB lundi dan Ed 6 menunjukkan gejala serangan dan tingkat serangan H. antonii terendah dibanding perlakuan pestisida nabati. Perlakuan B. bassiana tersebut menunjukkan hasil yang sama dengan perlakuan pestisida sintetis.

Kata kunci: insektisida nabati, Beuaveria bassiana, jambu mete

ABSTRACT

Along with the development of cashew nut commodity, there are constraints of pest attack, especially Helopeltis antonii. In addition to using biological agents, the use of botanical pesticides is one way for controlling cashew major pests. The research results in 2012 showed that the application of lemongrass, clove, patchouli, and citronella oil potentially to be used as a controller of H. antonii and six isolates of B. bassiana showed a fairly high against the insects. The purpose of this study is to get a botanical insecticides and B. bassiana effectiveness against H. antonii. The experiment was conducted in farmers’ lands in Wonogiri, Central Java in January to December 2013. Research using randomized complete block design with six treatments: (1) lemongrass oil 10 ml/l, (2) nutmeg oil 10 ml/l, (3) strain BB lundi 108 spores/l, (4) strain Ed 6 108 spores/l, (5) a synthetic insecticide 1 ml/l, (6) control. Sampling was done at 4 cardinal directions. Each treatment consisted of 5 replicates. Spraying is carried out at intervals of 2 weeks. Observation parameters consist of(1) symptoms of H. antonii before and after treatment; (2) the amount of fruit; (3) The attack intensity, (4) percentage of flowers that become fruit; (5) other pests, including natural enemies. The treatment of BB lundi and Ed 6 B. bassiana strains showed symptoms of an attack and the attack rate of H. antonii lower than botanical pesticide treatment. Treatment of B. bassiana showed similar results with the treatment of synthetic pesticides.

Key words: botanical pesticide, Beuaveria bassiana, cashew

Download,pdf,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *