KARAKTERISASI DAN EVALUASI PLASMA NUTFAH REMPAH

KARAKTERISASI DAN EVALUASI PLASMA NUTFAH REMPAH

Sukarman, C. Syukur dan J. Darajat

ABSTRAK

Dalam usaha perakitan varietas unggul diperlukan informasi sifat-sifat tetua yang akan digunakan, sehingga kegiatan karakterisasi plasma nutfah cengkeh dan lada sangat diperlukan. Saat ini koleksi plasma nutfah cengkeh mencapai 42 aksesi, namun telah tercampur akibat persilangan-persilangan antar tipe-tipe yaitu Zanzibar, Sikotok, Siputih dan Ambon yang berakibat terjadinya variasi genetik, produksi dan mutu. Mengingat identitas genotipnya rancu, selain itu juga terdapat koleksi 63 aksesi lada, namun belum semuanya diketahui karakter, daya hasil dan mutunya. Untuk itu karakterisasi plasma nutfah cengkeh dan lada dari koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui identitas aksesi-aksesi tersebut sebagai landasan perakitan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data karakter morfologi, pertumbuhan, dan produksi 63 aksesi lada dan 42 aksesi cengkeh. Untuk mencapai sasaran tersebut penelitian dilakukan di K.P Cimanggu dan Sukamulia dari bulan Januari sampai Desember 2012. Bahan tanaman yang digunakan adalah 42 aksesi cengkeh dan 63 aksesi lada yang ada di K.P. Cimanggu dan Sukamulia. Parameter yang diamati meliputi karakter morfologi, pertumbuhan dan produksi tanaman cengkeh dan lada. Hasil kegiatan : 1) Cengkeh. Tinggi  pohon bervariasi dari 4,5 m   sampai   14 m  dengan rata-rata 10,74 m. Panjang kanopi  dari utara ke selatan (U-S) dan dari barat ke timur (B–T) bervariasi berturut-turut dari terpendek 3,10 – 9.93 dan 2,70-9,10 dengan rata-rata U-S (5,79 m) dan BT (5,88m), bentuk kanopi dari silindris, membulat sampai tidak beraturan, dengan kepadatan daun dari merangas sampai lebat. Panjang tangkai daun bervariasi dengan rata-rata 2,31 cm, tangkai daun terpanjang didapatkan pada aksesi 0017 dan 0040 yaitu 2,59 cm, sedangkan terpendek pada aksesi 0026 (2,01cm) dengan rata-rata 2,31cm. Panjang, lebar dan luas daun bervariasi dengan rata-rata berturut-turut 10,85 cm, 4,49 cm dan 36,73 cm2. Panjang daun terpanjang 113,17 cm pada aksesi 0029 sedangkan terpendek 9,91 cm pada aksesi 0038. Aksesi 0017 mempunyai daun terlebar (4,77 cm ), sedangkan aksesi 0004 mempunyai tersempit (3,82 cm). Untuk luas daun per lembar aksesi 0019 mempunyai luas daun terluas 955,36 cm2), sedangkan aksesi 0010 mempunyai luas daun tersempit (21,17 cm2). Bentuk daun bervariasi dari oval sampai memanjang, pangkal daun runcing, ujung daun meruncing, tepi daun merata, dengan permukaan daun licin mengkilap bergelombang. Jumlah bunga per rangkai bervariasi dengan rata-rata 14,46 bunga/rangkai. Aksesi 0038 mempunyai jumlah bunga /rangkai tertinggi (8,30), sedangkan aksesi 0001 jumlah bunga per rangkai paling sedikit (13,5). Panjang dan lebar rangkaian juga bervariasi dengan rata-rata berturut-turut 5,27 cm dan 5,30 cm. Aksesi No 0019 mempunyai rangkaian bunga terpanjang (7, 88 cm), sedangkan rangkaian bunga terpendek didapatkan pada aksesi 0024 (4,44 cm). Lebar rangkaian terlebar didapatkan pada aksesi 0019 (8,5 cm), sedangkan tersempit pada aksesi 0036 (4,48 cm). Bobot bunga kering per 100 buah tertinggi didapatkan pada aksesi 0014 (10,40 g), sedangkan terendah didapatkan pada aksesi 0020 (6,14 g). Produksi bunga kering terpanen per pohon bervariasi dengan rata-rata 7,21 kg, bahkan beberapa pohon belum berbunga. Produksi bunga kering tertinggi didapatkan pada aksesi 0039 yaitu 20,82 kg, sedangkan produksi bunga terendah didapatkan pada aksesi 0003 yaitu 2, 13 kg. 2) Lada.Tinggi tanaman bervariasi dari 1 m sampai 7 m. Aksesi Pini 0011 mempunyai tinggi tanaman tertinggi (7 m) sedangkan Pini 006, 0014, 0048 dan 0053 mempunyai tinggi tanaman terendah (1 m ) jumlah cabang bervariasi dari 12 sampai 213. Pini 0049 diikuti Pini 0040 dan 0041 mempunyai jumlah cabang tertinggi berturut-turut 213, 175, 170 dan 160. Panjang dan lebar daun terpanjang dan terlebar didapatkan pada Pini 0006 berturut-turut 19,33 cm dan 16,00 cm, sedangkan terpendek didapatkan pada Pini 0023 berturut-turut 11,00 cm dan 5,63 cm. Panjang tandan bervariasi dari 5,33 cm sampai 11,83.cm. Pini 0051 mempunyai panjang tandan terpanjang (11,83 cm), sedangkan Pini 0053 mempunyai panjang tandan terpendek (5,33 cm). Jumlah buah per tandan bervariasi dari 4,33 sampai 58,67/tandan. Pini 0039 mempunyai 0039 jumlah buahnya paling banyak (58,67), sedangkan Pini 0052 jumlah buah paling sedikit 4,33 buah/tandan.

Kata kunci: Cengkeh, lada, evaluasi, plasma nutfah

 

ABSTRACT

In order to develop  high yielding cloves and pepper, characteristics information from the mother plants will be used is required, so that the activities characterization cloves and pepper germplas is obsolutely nedeed. Recently cloves germless collection reached 42 accessions  however, thirst genotype unidentified, due to crossbreeding  between the types of Zanzibar, Sikotok, Siputih and Ambon, so that theirs genetic variation, production and quality. are also  uncertain. In a ddition there is also a collection of 60 accessions of pepper, but not all known theirs yield potential and quality characteristics. For that reason  the characterization of collections of cloves and pepper germplasm is necessary to know the identity of the accession-accession as the basiic for developed high yielding varieties. The aim of study is to find out morphological character data, growth, and production of 63 accessions  of pepper and 42 accessions of cloves. The experimentisch conducted at  Cimanggu and Sukmulya experiment garden from January to December 2012 , by using material  42 accessions of cloves and 63  pepper accessions. Variabels observed include morphological characters of plant growth and production of cloves and pepper, Result of experiment as follows:1) Clove.tree height varied from 4.5 m to 14m with an average of 10.74 m. Canopy length from north to south (N.S.) and from west to east (W-E) varies in a row from the shortest 3.10 – 9.93 and 2.70 to 9.10 with an average of N.S. (5.79 m) and W-E (5.88 m), canopy of cylindrical form, rounded to irregular, with a density of leaves from rare to a bushy. Petiole length varies with the average 2.31 cm. The longest petiole find on accsesion 0017 and 0040 is 2.59 cm, while the shortest find on the accession 0026 (2.01 cm). The length, width and leaf area varies with the average, respectively are 10.85 cm, 4.49 cm and 36.73 cm 2. The longest of leaf found on the accession 0029 (13,17  cm) while the shortest is 9.91 cm  found  on the accession 0038. Accession 0017 has the widest leaves (4.77 cm), while accession 0004 has the narrowest of leaves (3,82cm). Accession 0019 had the largest leaf area 955.36 cm2), while the 0010 accessions have the narrowest leaf area (21.17 cm) at shape varies from oval to elongated, tapered leaf base, tapering leaf tips, leaf edges are uneven, slippery shiny leaves with a wavy surface. Number of flowers per cluster varies with an average of 14.46 flowers/bunch. Accession number 0038 has flowers / bunch highest (18.30), while the accession number of flowers per cluster 0001 at least (13.5). Length and width of the circuit also varies with the average 5.27 cm respectively, and 5.30 cm. Accession. 0019 has the longest flower arrangement (7, 88 cm), whereas the shortest flower arrangements found in accession 0024 (4.44 cm). The widest flower arrangement available on the accession 0019 (8.5 cm), while the narrowest on the accession 0036 (4.48 cm). Weight of dried flowers per 100 pieces, the heaviest found on accession 0014 (10.40 g), while the lightest found on accession 0020 (6.14 g). Production of harvested dried flowers per tree varies with an average of 7.21 kg, and even some trees have not flowered. The highest harvested dried flower production obtained on the 0039  accession of 20, 82 kg, while the lowest rate of production be obtained  on the  0003 accession, namely 2, 13 kg. 2) Pepper. Plant height varied from 1 m to 7 m. Pini 0011 has the highest plant height (7m) whereas Pini 006.0014, 0048 and 0053 has the lowest plant height (1m). Number of branches varies from 12 to 213. The longest and widest of leaves obtained in Pini 0006, respectively, are 19.33 cm and 16.00 cm. While the shortest found in Pini  0023 respectively, are 11.00 m and 5.63 cm. The bunch length varied from 5.33 to 11.83 cm. Cm. Pini 0051 has the longest of bunch (11.83 cm), while Pini 0053 has the shortest of bunch (5.33 cm). The number of fruits per bunch varied from 4.33 to 58.67/bunches Pini. 0039 has the most number of fruits (58.67/bunch), while  Pini 0052 has  the least amount of fruits 4.33 fruit/cluster.

Key words: Cloves, pepper, evaluation, germplasm

Download pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *