PEMANFAATAN ZAT PENGATUR TUMBUH PADA EPICOTYL GRAFTING TANAMAN JAMBU METE

PEMANFAATAN ZAT PENGATUR TUMBUH PADA EPICOTYL GRAFTING TANAMAN JAMBU METE

M. Yusron, I. Darwati, A. Ruhnayat, N.Maslahah

ABSTRAK

Grafting merupakan proses penyambungan batang bawah dan batang atas untuk  menghasilkan bibit tanaman yang bermutu (terutama dari segi produksi).  Keberhasilan penyambungan sangat ditentukan oleh pembentukan kalus antar permukaan batang atas dan batang bawah. Pada penyambungan yang berhasil, akan terbentuk kalus diantara permukaan penyambungan. Keberhasilan sambungan dipengaruhi oleh stadia pertumbuhan batang bawah, batang bawah yang lebih muda ternyata lebih mempercepat proses penyatuan antara batang bawah dan batang atas. Diharapkan dengan pemberian zat pengatur tumbuh, dapat mempercepat pemulihan pertautan antara batang bawah dan batang atas, sehingga tingkat keberhasilan epicotyl grafting jambu mete akan lebih tinggi. Kegiatan penelitian dilakukan di rumah kaca KP.Cikampek dari bulan Januari sampai Desember 2013. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah petak petak terbagi (Split Split Plot) diulang 3 kali. Sebagai petak utama adalah umur batang bawah (10 dan 15 hari), sebagai anak petak adalah pemberian paclobutrazol (0, 50 dan 100 ppm/tanaman), dan anak-anak petak adalah pemberian IBA dan Kinetin: a). 750 ppm IBA + 500 ppm kinetin, b). 750 ppm IBA + 1000 ppm kinetin, c). 1500 ppm IBA + 500 ppm kinetin, d). 1500 ppm IBA + 1000 ppm kinetin. IBA diberikan pada batang atas (entres) dengan cara dicelup selama 2 menit, sedangkan kinetin diberikan pada batang bawah dengan cara disemprot ke tanaman. Batang atas (entres) diambil dari pohon induk jambu mete varietas B0-2. Pengamatan dilakukan terhadap persentase sambungan yang tumbuh, waktu keluarnya tunas dan daun, jumlah daun batang atas dan kualitas sambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur batang bawah dan pemberian ZPT memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan keberhasilan epicotyls grafting. Persentase hidup hasil sambung menurun akibat adanya serangan jamur pada batang bawah mete.

Kata kunci: ZPT, epicotyl grafting, jambu mete.

ABSTRACT

Grafting is the process of splicing rootstock and scions to produce a high quality seed crop (in terms of production). The success of grafting was determined by callus formation between the surface of the rootstock and scions. On successful connection, the callus will be formed between the surface grafting. The success of the connection is influenced by rootstock growth stage, younger rootstock accelerates the process of union between the rootstock and scions. Plant growth regulator expected to accelerate the recovery of the linkage between the rootstock with scions, so the success rate of epicotyl grafting cashew will be higher. Research carried out in the greenhouse of KP Cikampek of January 2013, The design used was split plot (Split Split Plot), repeated 3 times. The main plot was rootstock age (10 and 15 days), sub plot was the provision of paclobutrazol (0, 50, and 100 ppm / plant), and sub sub plots were adding IBA and Kinetin: a). 750 ppm IBA + 500 ppm kinetin, b). 750 ppm IBA + 1000 ppm kinetin, c). 1500 ppm IBA + 500 ppm kinetin, d). 1500 ppm IBA + 1000 ppm kinetin.  IBAwas given in the upper stem (buds) in a manner dipped for 2 minutes, while kinetin was given in the lower stem to the plant by spraying. Scions (buds) were taken from cashew varieties B0-2. Observations were made of the percentage of connections grows, the time release of buds and leaves, number of leaves on the stem, and the quality of the connection. The results showed that the age of rootstock and plant growth regulator affected to the growth and success of epicotyls grafting (1 month old). The percentage of successful grafting declined as a result of fungal attack on the lower stem. The highest percentage of successful grafting was shown by the treatment of paclobutrazol + 750 ppm IBA + 500 ppm kinetin.

Keywords: PGR, epicotyl grafting, cashew

Download,pdf,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *