PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI CENGKEH DAN SERAIWANGI UNTUK MENEKAN SERANGAN NEMATODA Meloidogyne sp. PADA JAHE (Zingiber officinale)

PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI CENGKEH DAN SERAIWANGI UNTUK MENEKAN SERANGAN NEMATODA Meloidogyne sp. PADA JAHE (Zingiber officinale)

S. R. Djiwanti, Supriadi, M. Mariana, Kurniati, Sugianto, A. Muslihat, W. Lukman dan Mardiana

 

ABSTRAK

Penelitian sebelumnya pada skala semi lapang menunjukkan bahwa beberapa formula minyak cengkeh dan serai wangi efektif menekan serangan nematoda buncak akar Meloidogyne sp. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan beberapa formula pestisida nabati mengandung minyak cengkeh dan seri wangi pada skala lapang. Penelitian dilakukan pada kebun jahe petani di Desa Nanggerang, Sukabumi. Lima formula pestisida nabati yang diuji formula minyak cengkeh + minyak serai wangi (CEES), formula minyak serai wangi + asam salisilat (ASIMBO), formula minyak cengkeh + minyak temulawak (BIOPROTEKTOR), formula kompos limbah daun cengkeh, dan formula kompos limbah daun serai wangi. Sebagai pembanding adalah perlakuan nematisida kimia karbofuran. Formula pestisida diaplikasikan setiap dua minggu selama tiga kali berturut turut dengan cara disemprotkan (konsentrasi 1,0%) pada tanaman. Sedangkan perlakuan lainnya, yaitu kompos diaplikasikan pada tanah (200 g/pohon) dan karbofuran (10 g/pohon). Perlakuan dirancang secara Acak Kelompok (RAK), 3 ulangan, dan setiap ulangan 50 tanaman/petak. Hasil penelitian menunjukkan kelima formula pestisida efektif menekan populasi nematoda Meloidogyne sp. dengan tingkat keefektifan 70-87%, sama keefektifannya dibandng dengan nematisida sintetik karbofuran. Perlakuan kombinasi abu sekam pada benih rimpang jahe sebelum tanam diikuti dengan penyemprotan pestiisida nabati tidak hanya meningkatkan bobot rimpang jahe, tetapi juga menekan serangan Meloidogyne sp. Oleh karena itu, perlakuan benih dengan abu sekam dan penyemprotan formula pestisida nabati direkomedasikan pada tanaman jahe untuk mengendalikan nematoda.

Kata kunci: jahe, pestisida nabati, minyak atsiri, nematoda buncak akar, Meloidogyne sp., pengendalian

ABSTRACT

Previous semi field testing of botanical pesticide formulas of clove and citronella grass were effective in suppressing ginger root-knot nematode. Present experiment was aimed to test the efficacy of botanical pesticide formulas of eugenol and citronella essential oil in farmer field in Nanggerang village, Cicurug, Sukabumi. Two-month old ginger plants were treated with the following formulas i.e. 1) clove oil+citronella grass oil formula, 2) citronella grass oil+salicilic acid formula, 3) clove oil+java turmeric oil formula, 4) clove leaf waste compost formula, 5) citronella grass leaf waste compost formula,and 6) chemical carbofuran. The treatments were designed in a Randomized Block Design with 3 replications; each replication consisted of 50 plants/plot. Two months after the treatment, half of the plant populations were uprooted and the rhizomes were weighted. Number of nematode population and infection in the roots were examined. The result showed tha all botanical pesticide tested were effective to suppress nematode population in the root; 77,71% efficacy was from the treatment of cove oil+citronella grass oil formula, 86,05% from citronella grass oil+salicilic acid formula, 70,04% from clove oil+java turmeric oil formula. This efficacy was comparable with the standard carbofuran nematicde treatment.

Key words: ginger, botanical pesticide, essential oil, root-knot nematode, Meloidogyne sp., control

Download pdf,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *