KARAKTERISASI AKSESI JAHE PUTIH BESAR, JAHE PUTIH KECIL DAN JAHE MERAH DENGAN MARKA AFLP

KARAKTERISASI  AKSESI  JAHE PUTIH BESAR, JAHE PUTIH KECIL DAN JAHE MERAH DENGAN MARKA AFLP

S. Purwiyanti., S. Wahyuni., N. Bermawie dan R. Heriyanto

 

ABSTRAK

 

Banyaknya koleksi plasma nutfah jahe Balittro diduga karena adanya duplikasi dan mengakibatkan proses pemeliharaannya mengalami kesulitan karena membutuhkan biaya yang tinggi. Untuk mengurangi duplaksi maka dilakukan analisis keragaman genetik koleksi jahe Balittro. Penelitian ini bertujuan untuk memelihara dan mengetahui keragaman genetik berdasarkan karakter morfologi seluruh koleksi plasma nutfah jahe Balittro serta mengetahui keragaman genetik 14 aksesi jahe putih besar berdasarkan penanda AFLP. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Desember 2013 di KP Cicurug dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman Balittro. Rancangan penelitian yang digunakan adalah acak kelompok dengan perlakuan 22 aksesi JM, 40 aksesi JPK dan 15 aksesi JPB dan diulang dua kali. Pengamatan dilakukan pada karakter morfologi tanaman. Isolasi DNA dilakukan menggunakan metode CTAB dilanjutkan dengan uji kemurnian dan kuantitas DNA.  Amplifikasi DNA dilakukan dengan PCR menggunakan 10 primer RAPD. Hasil elektroforesis divisualisasi menggunakan agarose 2% dan pewarnaan ethidium bromida. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kekerabatan pada masing-masing jenis jahe berdasarkan karakter morfologi menunjukkan hubungan yang cukup dekat atau tidak beragam. Hubungan kekerabatan antar 15 aksesi JPB menggunakan primer acak (RAPD), belum mampu memberikan gambaran yang jelas, karena hanya dua primer dari 10 yang diaplikasikan, yang menunjukkan polimorfisme. Hubungan kekerabatan pada tanaman hasil rejuvinasi tahun 2013 sama dengan kekerabatan pada tanaman tahun 2012 karena rejuvinasi dilakukan dengan menggunakan rimpang (perbanyakan vegetatif). Keragaman terluas hanya ditunjukkan oleh jahe putih besar karena memiliki rentang jarak yang cukup jauh pada masing-masing karakter

 

Kata kunci : Zingiber officinale, hubungan kekerabatan, morfologi, RAPD

 

ABSRACT

 

Duplication in ginger accesions caused a large collection of ginger germplasm on Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI). This situation made difficulities maintenance processes because of  high cost. In aim to reduce duplication, analysis of genetic diversity on ginger germplasm need to be conducted. The aims of this study is  maintain and determine the genetic diversity based on morphological characters of ISMCRI ginger germplasm collection and 14 accessions of big white ginger using AFLP markers. The study was conducted from January-December 2013 in the Cicurug research instalation and Plant Breeding Laboratory. The experiment was arranged on randomized block design with 22 accessions red ginger (JM), 40 accessions little white ginger (JPK) and 15 accessions big white ginger and repeated twice. Observations were done based  on morphological character. DNA isolation was using the CTAB method followed by analysis of purity and quantity DNA. Amplification of DNA  was performed by PCR using 10 RAPD primers. Electrophoresis visualized on 2% agarose and stained using ethidium bromide. The results showed that each type of ginger indicated a close relationship or not diverse. RAPD analysis on big white ginger accessions also showed low diversity. Only 2 of the 10 primers showed polymorphisms which are OPC – 02 and OPA 19. Diversity on rrejuvenated crops in 2013 were same with plants in 2012 because   the collection propagated vegetatively.  The widest diversity only shown on the large white ginger because having a considerable distance range on each characters.

 

Keywords: Zingiber officinale, kinship relationships, morphology, RAPD

Download pdf,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *