Penandatanganan Perjanjian Kerjasama BALITTRO dengan PPVI dan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur

Yogyakarta, 11 Maret 2020. Upaya pemerintah untuk mengangkat kembali  kejayaan rempah dan untuk memacu peningkatan perekonomian nasional melalui produktivitas komoditas menjadi perhatian serius. Terutama dalam pengembangan sektor perkebunan khususnya komoditas vanili dan lada menempati posisi penyumbang devisa negara dari sektor perkebunan menjadi sumber penghasilan petani yang menjanjikan. Namun pada sisi lain upaya untuk menghasilkan benih sumber yang unggul dan modern untuk meningkatkan produktivitas, terus dilakukan pemerintah melalui penelitian dan pengembangan.

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO) sebagai lembaga penelitian pemerintah dalam kesempatan rapat koordinasi lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Tahun Anggaran 2020, melakukan penandatanganan kesepakatan perjanjian kerja sama perbenihan vanili dengan Perkumpulan Petani Vanili Indonesia (PPVI) dan perbenihan lada dengan Dinas Perkebunan Jawa Timur.

PPVI menggandeng BALITTRO untuk memperbaiki kualitas vanili ekspor indonesia, dengan menyediakan benih unggul vania 1 dan vania 2 untuk petani vanili indonesia dengan cara membangun penangkar di 29 Propinsi.

Perjanjian Kerjasama ini sebagai landasan kerja sama yang mengikat secara hukum dalam rangka memanfaatkan, mengoptimalkan dan mendayagunakan sumberdaya yang dimiliki PARA PIHAK, serta bertujuan untuk mendukung dan mewujudkan dengan target capaian berupa penyeragaman kualitas dari produk vanili serta lada untuk menjamin kestabilan dan nilai tawar terhadap harga ekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *