Pustakawan Balitbangtan Balittro ikut berpartisipasi menghadiri Temu Teknis Pengelolaan Perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Bogor (PUSTAKA) setiap tahunnya menyelenggarakan kegiatan Temu Teknis Pengelola Perpustakaan yang dilaksanakaan tanggal 12-15 Februari 2020 yang di ikuti oleh Pejabat Fungsional Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementerian Pertanian berjumlah 130 peserta dari 33 Provinsi dengan tema “Akselerasi Transformasi Perpustakaan Pertanian Berbasis Inklusi Sosial”.

Transformasi perpustakaan pertanian berbasis inklusi sosial ini bertujuan untuk : memperkuat peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kemampuan literasi meningkat yang berujung peningkatan kreativitas masyarakat dan memangkas kesenjangan akses informasi.

Perpustakaan UK/UPT  Lingkup Kementerian Pertanian harus bersinergis dan menyelaraskan berbagai kegiatan perpustakaan dan tentunya didukung dengan sarana dan prasarana, SDM, sumber daya informasi dan perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang mampu untuk memajukan perpustakaan dalam rangka mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Kegiatan temu teknis ini bertujuan untuk menyediakan  media pembelajaran berupa materi-materi yang berhubungan dengan pengelola dan pengembangan perpustakaan untuk pustakawan dan pengelola perpustakaan, khususnya tentang perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Hari Pertama tanggal 12 Februari 2020, Temu Teknis ini diawali dengan laporan Ketua Panitia Dr. Riko Bintari Pertamasari, M.Hum dan dibuka oleh Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Bogor yaitu Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari M.Si di Kantor Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA), Jl Ir. H. Djuanda, No. 20 Bogor, Lt. 2. Dalam arahannya beliau menyampaikan kepada peserta bahwa Pengelola Perpustakaan maupun Pustakawan harus memiliki Profil atau Database yang menyangkut Sumber Daya Manusia, misalnya Profil para Peneliti,  Litkayasa dan Penyuluh termasuk karya tulis yang telah diterbitkan  di UK/UPT harus dihimpun segera untuk mempercepat invensi menuju inovasi.

Menurut beliau,  Database tersebut tidak hanya bermanfaat untuk pustakawan tapi juga akan bermanfaat bagi semua kegiatan, termasuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan  Perguruan Tinggi dalam menghimpun koleksi yang berhubungan dengan dunia pertanian yang nantinya akan membentuk Big Data bidang pertanian. Lebih lanjut menurut Kapus “Era transformasi harus segera dimulai untuk mempercepat atau Akselerasi bukan berarti untuk menggantikan peran”.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan Library Tour di PUSTAKA Bogor yang dimulai di Ruangan/Bagian Layanan, Ruang Kids Corner, Koleksi Antiquariat, Koleksi Referensi dan Ruang Preservasi Koleksi. Selanjutnya peserta temu teknis mengunjungi Museum Tanah dan Pertanian yang menyimpan tentang  jenis-jenis Tanah dan jenis Batu-Batuan di museum  tanah, di museum pertanian penyimpan sejarah para petani dan pertanian bangsa indonesia.

Selanjutnya Library Tour  ke Gedung Perpustakaan dan  Pengetahuan Pertanian Digital (Gedung P3D) di Jln A. Yani No. 70 Bogor,  selesai tour  di lanjutkan ke Hotel Arya Duta di Jakarta untuk sesi materi peningkatan soft skill pustakawan oleh Bapak Rudi Hernanda selaku Motivator dari Perpustakaan Nasional  Republik Indonesia yang memberikan motivasi kepada para peserta tentang bagaimana dominasi otak dan karakter seseorang. Menurut  motivator ini ada tiga hal yang perlu dilakukan oleh pustakawan yaitu Hormat, Puji dan Hadiah. Yang artinya Hormat berarti ketika kita bertemu dengan seseorang atau berbicara dengan seseorang maka harus menyesuaikan dengan kapasitasnya harus menghargai dan menghormatinya. Puji berarti kita jangan pelit-pelit memuji seseorang dan Hadiah berarti bahwa kita harus mengucapkan terimakasih ketika orang lain memberikan sesuatu pada kita (hadianya ucapan Terima Kasih). Selain itu berpikirlah sesuai dengan nilai-nilai kebenaran, mampu melihat hikmah di balik masalah, dan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

Pada tanggal 13 Februari 2020 adalah Pembicara Kunci “Akselerasi Transformasi Perpustakaan Pertanian Berbasis Inklusi Sosial” oleh Bapak Kepala PNRI Muhammad Syarif Bando, serta materi Pengembangan Kepustakawan Berbasis SKKNI oleh ibu Opong Sumiati dari PNRI yang menjelaskan tentang kepangkatan Fungsional Pustakawan dan Bapak Deni menjelaskan mengenai Standar Akreditasi Perpustakaan dimana nanti kedepan seluruh perpustakaan kota/kabupaten/desa harus sudah terakreditasi sesuai dengan SNI. Pada pukul 13.00 WIB sesi materi Arahan Pengembangan Perpustakaan Pertanian berbasis inklusi sosial dengan narasumber Kepala PUSTAKA. Materi panel dan diskusi Pengembangan perpustakaan khusus berbasis inklusi sosial dengan narasumber Kabis Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas RI dan dilanjutkan materi Standar Pengelolaan  Perpustakaan Khusus Berbasis Inklusi Sosial oleh Kabid. Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Perguruan Tinggi Perpustakaan Nasional RI.  Materi Selanjutnya Best Pratices Perpustakaan Khusus Berbasis Inklusi Sosial dan Penyusunan Rancangan Kerja Pengembangan Perpustakaan Pertanian Berbasis Inklusi Sosial di UK/UPT Per Wilayah serta dilanjutkan materi Pengantar dan Installing Migrasi Data Inlislite oleh Kabid PTP PUSTAKA.

Pada hari Jumat, tanggal 14 Februari 2020 fieltrip ke perpustakaan Kemendikbud dan Perpusnas RI dan dilanjutkan kunjungan ke Perpustakaan Nasional RI Jl. Merdeka Selatan Jakarta. Pada pukul 19.00 WIb dilanjutkan dengan diskusi umum mengenai permasalahan seputar pengelola perpustakaan dan peta jabatan pustakawan dengan narasumber Kepala bagian Umum dan Pustakawan Utama PUSTAKA.

Hari terakhir Kegiatan Temu Teknis Sabtu, 15 Februari 2020 dengan Presentasi Rancangan Kerja Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengan Presentasi dan Penyusunan Rancangan Kerja terbaik dari Jawa I, Maluku Papua, dan Sumatera II. Acara dilanjutkan Praktek Migrasi Data Inlislite oleh TIM PTP Pustaka sekaligus ditutup Temu Teknis oleh Kepala PUSTAKA (Hendyrush).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *