Pisah Sambut Mentan Andi Amran Sulaiman

Jakarta, 25 Oktober 2019. Acara pisah sambut Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP yang dihadiri oleh UK/ UPT Lingkup Kementerian Pertanian. Pada kesempatan kali ini Bapak Mentan 2014-2019, Dr. Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa sebagai Mentan harus sabar karena harga pangan turun, petani marah sebaliknya harga naik, konsumen marah. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan beberapa prestasi yang sudah dicapai selama kepemimpinan beliau antara lain : Turunnya inflasi, PDB Indonesia, volume ekspor, nilai investasi pertanian yang meningkat dan predikat WTP selama 3 tahun berturut-turut serta penghargaan KPK anti gratifikasi terbaik.

Disampaikan juga sambutan Mentan baru periode 2019-2024 Dr. H. Syahrul Yasin Limpo SH., M.Si., MH. Menjadi menteri hanya menjalankan takdir dan ibadah, oleh karena itu beliau akan melanjutkan hal baik yang sudah dilakukan oleh Mentan sebelumnya. Beliau berharap ke depan kerja cepat, tanpa sekat, namun tidak harus tegang. Beliau mengawali karir dari paling bawah mulai dari Kepala Desa, Camat, Bupati selama 2 periode dan Gubernur 2 periode. Pada saat beliau menjadi Gubernur, tidak ada Kepala Dinas yang tidak juara di level nasional. Keberhasilan berawal dari bawah bukan dari atas. Beliau menerima orang yang salah karena dia akan memperbaiki diri, tetapi tidak suka orang yang berbohong, munafik, penjilat. Beliau berharap agar semua jajaran di Kementan juga memegang prinsip ini. Perbaiki cara pandang terhadap kementan. Harus bisa berprestasi harus lebih dari Kementerian lain sehigga semua staf harus mau bersaing untuk berprestasi lebih baik. Para struktural harus mau bertanggung jawab , leadership must be smart. Selanjutnya menata cara kerja yang lebih produktif, efektif, tidak ada hidden agenda, jagan sampai ada mafia yang menghambat. Para staf harus loyal, dont ever against the law, semua harus sesuai aturan. Program ke depan 100 hari masalah data harus selesai, ada jaminan dari kementan terhadap makannya penduduk Indonesia. Serangan dan pengendalian pertanian ada di kecamatan, harus selesai dalam 100 hari. Membangun kerjasama yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *