REJUVENASI, KARAKTERISASI, EVALUASI 4 JENIS PLASMA NUTFAH TANAMAN OBAT DAN AROMATIK

REJUVENASI, KARAKTERISASI, EVALUASI 4 JENIS PLASMA NUTFAH TANAMAN OBAT DAN AROMATIK

 C. Syukur, D. Seswita, W. Haryudin

ABSTRAK

Kegiatan penelitian Rejuvenasi, karakterisasi, karakterisasi 4 Jenis Plasma Nutfah Tanaman Obat dan Aromatik dilakukan di kebun koleksi plasma nutfah, KP. Cimanggu/KP. Cibinong, KP. Manoko, Banten dan Bogor (Jawa Barat) dari Januari sampai dengan Desember 2011, pada tanaman Seraiwangi, Serehdapur, Nilam dan Jahe merah. Hasil evaluasi daya hasil dan mutu 20 aksesi Serai wangi, dari bobot kering panen umur 6 bulan dan 9 bulan yang di suling menghasilkan volume minyak dan kadar minyak yang berbeda-beda dari 20 aksesi yang evaluasi dengan hasil minyak rata-rata sebesar 29,45 ml. Aksesi dengan hasil minyak dan kadar minyak tertinggi di tampilkan oleh aksesi Andus 007 yaitu sebesar 35,88 ml dan 5,05%. Rata-rata kadar minyak dari 20 aksesi yang dipanen umur 9 bulan lebih rendah dibandingkan dengan hasil panen umur 6 bulan. Rata-rata kadar minyak yang dihasilkan dari umur panen 6 bulan sebesar 6,10% sedangkan rata-rata kadar minyak dari hasil panen umur 9 bulan sebesar 1,69%. Begitu pula dengan rata-rata hasil minyak umur panen 6 bulan lebih besar (31.02 ml) dibanding hasil minyak dari umur 9 bulan (27,88 ml). Karakterisasi 20 Aksesi plasma nutfah Sereh Dapur, pada pengamatan morfologi serai dapur 7 BST menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang daun, lebar daun, tebal daun dan diameter batang berbeda sangat nyata pada masing-masing aksesi, sedangkan pada parameter jumlah daun tidak berbeda nyata. Aksesi 20 memiliki tinggi tanaman (110.87 cm), jumlah daun (9.33) dan panjang daun (84.60 cm) yang relatif tinggi dibandingkan dengan aksesi lainnya. Pada parameter lebar daun dan tebal daun pada aksesi 17 tertinggi yaitu 1.42 cm dan 0.77. Jumlah anakan pada aksesi 12 memiliki jumlah anakan yang terbanyak yaitu 142.93. Hasil panen bobot segar, bobot batang dan daun segar, bobot kering angin, bobot akar kering angin, bobot batang dan daun segar dan lebar kanopi menunjukkan hasil yang beberda nyata pada semua aksesi, sedangkan pada bobot akar segar hasil tidak berpengaruh nyata antar aksesi. Rejuvenasi dan karakterisasi 81 aksesi nilam, dari semua aksesi nilam yang rejuvenasi, setelah dikarakterisasi mempunyai sifat yang bervariasi pada tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Karakter tinggi tanaman berkisar antara 16,3–48,8 cm, karakter tertinggi terdapat pada aksesi Poca 60 terendah terdapat pada aksesi Poca 3. Jumlah cabang berkisar antara 3,5–16,2, tertinggi terdapat pada aksesi Poca 39, jumlah daun berkisar antara 4,6–14,4, jumlah terbanyak terdapat pada aksesi Poca 4, panjang daun berkisar antara 3.8 – 10.3 cm, terpanjang terdapat pada aksesi Poca 13, lebar daun berkisar antara 2.7–7.2 cm, tertinggi terdapat pada aksesi Poca 71. Evaluasi daya hasil 9 aksesi Jahe Merah di lahan Marjinal menunjukkan pertumbuhan vegetatif yang cukup baik. Diharapkan akan diperoleh beberapa aksesi yang beradaptasi dan berdaya hasil tinggi yang akan di uji di beberapa lokasi lahan marjinal untuk mengetahui kestabilan pertumbuhan dan hasil untuk kemudian di kembangkan di lahan marjinal sebagai daerah pengembangan baru.

Kata kunci : Rejuvenasi, karakterisasi, evaluasi, plasma nutfah, TOA

ABSTRACT

Research activities of rejuvenation, characterization and evaluation of four species of medicinal and aromatic crops germplasms were undertaken in the experimental gardens KP. Cimanggu, in KP. Cibinong, KP. Manoko and Bogor (West Java) from January to December 2011 on citronella, lemongrass, patchouli and red ginger. Evaluation of yield and quality of the 20 accessions of serai fragrance, showed that the 20 acceesions varies in oli volumes contents. Accessions with highest oil yield and content was shown by Andus 007 with 35.88 ml and 5.05%, respectively. The average oil content harvested 9 months was lower than those harvested at 6 months. The average oil content resulted from harvesting 6 months was 6.10% while the average oil content of the crop ages 9 months of 1.69%. Similarly, the yield of oil harvested 6 months (31.2 ml) was larger than those obtaned from 9 months (27.88 ml). Characterization of 20 Lemongrass accessions, 7 months after planting (MAP), showed thatplant height, number of tillers, leaf length, leaf width, leaf thickness and stem diameter differ significantly among accessions. Accession 20 was the tallest (110.87 cm), with the highest number of leaves (9:33) and leaf length (84.60 cm). Accession 12 had the highest number of tillers 142.93, Fresh weight, stem and leaf fresh weight, leaf dry weight, dried root weight, stem and leaf fresh weight and width of the canopy were diferent between all accessions, whereas the fresh root weight was not significantly diffrenet. Rejuvenation and characterization of 81 accessions of patchouli indicated that plant height ranged from 16.3 to 48.8 cm, the highest shown by Poca 60 (48.8 cm), number of branches ranged from 3.5 to 16.2, the highest found in accession Poca 39, number of leaves ranged from 4.6 to 14.4, the highest number found on the accession Poca 4, leaf length ranged from 3.8-10.3 cm, the longest shownby accession Poca 13, leaf width ranges from 2.7-7.2 cm, the highest found in Poca 71. Evaluation of Red Ginger in Marginal land, based on vegetative growth the 9 accessions displayed theirs adaptation marginal land. Accessions showing stability on growth and yield on marginal lands are expected to be developed as varieties adapted to marginal land

Keyword :   Rejuvinasi, characterization, evaluation, medicinal crops,  germplasm, aromatic.


Download full text 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *