PENGARUH PEMUPUKAN N DAN P TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KADAR PIPERIN TANAMAN KAMANDRAH

PENGARUH PEMUPUKAN N DAN P TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KADAR PIPERIN TANAMAN KAMANDRAH

The effect of N and P fertilizers to the growth, production,and piperine content of Croton tiglium L.

Rosihan Rosman1), A.S. Tjokrowardojo1), D. Iswantini Pradono2), dan U. Kesumawati Hadi2)

1)   Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

 Jalan Tentara Pelajar No. 3 Bogor 16111 rosihan_rosman@yahoo.com

2)   Institut Pertanian Bogor

(diterima 30 Agustus 2012, disetujui 24 Oktober 2012)

ABSTRAK

Kamandrah (Croton tiglium) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida, terutama bijinya. Untuk mendapatkan dosis pupuk N dan P optimal pada tanaman kamandrah, telah dilakukan penelitian sejak April 2008 sampai April 2009 di Tamianglayang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Bahan yang digunakan adalah benih kamandrah yang ditanam dengan jarak tanam 3 m x 3 m. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang sapi (satu kilogram pohon-1 untuk seluruh perlakuan), N (Urea), P (SP-36), dan K (KCl). Dosis K adalah 25 kg KCl ha-1 untuk seluruh perlakuan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok sembilan perlakuan dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari (a) 50 kg Urea + 150 kg SP-36 ha-1; (b) 75 kg Urea + 150 kg SP-36 ha-1; (c) 100 kg Urea + 150 kg SP-36 ha-1; (d) 75 kg Urea + 125 kg SP-36 ha-1; (e) 75 kg Urea + 100 kg SP-36 ha-1; (f) 75 kg Urea + 75 kg SP-36 ha-1; (g) 125 kg SP-36 ha-1; (h) 75 kg Urea ha-1; dan (i) kontrol. Parameter yang diamati, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang primer, jumlah cabang sekunder, jumlah tandan bunga, hasil buah pohon-1, kadar minyak, dan kadar bahan aktif (piperine). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 75 kg Urea + 125 kg SP-36 adalah yang terbaik, didapatkan produksi berat basah pada tahun pertama sebesar 1.133,33 g enam tanaman-1 atau 188,88 g tanaman-1. Rendemen tertinggi dihasilkan pada perlakuan 75 kg Urea + 100 kg SP-36 yaitu 13,10%, sedangkan kadar piperin tertinggi pada perlakuan 75 kg Urea yaitu 0,0693%.

Kata kunci: Croton tiglium, pupuk N, pupuk P, produksi, piperin

ABSTRACT

Kamandrah (Croton tiglium) is one of plant that has a potency as insecticide especially seed. To obtain the optimum fertilizer (N and P) dosage on C. tiglium, the research had been done at Tamianglayang, East Barito, Central Kalimantan, since April 2008 to April 2009. Material used were croton seed, planted on space 3 m x 3 m. Feritilizers used were manure (one kilogram plant-1 for all treatments), N (Urea), P (SP-36), and K (KCl). Dosage for K is 25 kg KCl ha-1 for all treatment. This research used randomized block design with nine treatments and three replications. The treatments were (a) 50 kg Urea + 150 kg SP-36 ha-1; (b) 75 kg Urea + 150 kg SP-36 ha-1; (c) 100 kg Urea + 150 kg SP-36 ha-1; (d) 75 kg Urea + 125 kg SP-36 ha-1; (e) 75 kg Urea + 100 kg SP-36 ha-1; (f) 75 kg Urea + 75 kg SP-36 ha-1; (g) 125 kg SP-36 ha-1; (h) 75 kg Urea ha-1; and (i) control. The observed parameters were plant height, leaves number, stem diameter, primary and secondary stems number, flowering bunch number, seed production, oil content, and piperine content. The research showed that 75 kg Urea + 125 kg SP-36 ha-1 resulted the highest production of fruit, that was 1,133.33 g six plant-1 or 188.88 g plant-1. The highest content of piperine was produced namely 75 Urea + 100 kg SP-36 treatment, it was 13,10%, mean while 75 kg Urea treatment gave the highest piperine content 0.0693%.

Key words: Croton tiglium, N fertilizer, P fertilizer, production, piperine

Download full text 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *