Laporan Teknis 2010

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

KONSERVASI, REJUVENASI, KARAKTERISASI DAN DOKUMENTASI PLASMA NUTFAH TANAMAN OBAT DAN AROMATIK

Konservasi 250 jenis di rumah kaca, 30 jenis in vitro Plasma Nutfah TOA. Nova K, S. Fatimah, W. dan Haryudin 

Rejuvenasi dan Karakterisasi Plasma Nutfah TOA. N. Bermawie, Nurlaela dan S. Purwiyanti 

Dokumentasi Plasma Nutfah Tanaman Obat dan Aromatik. C. Syukur

EVALUASI 15 AKSESI LEMPUYANG, 15 AKSESI LIDAH BUAYA, DAN 9 AKSESI KUNYIT TOLERAN NAUNGAN DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS > 20%

Uji Adaptasi 9 Aksesi Kunyit Toleran Naungan. Dan Meningkatkan Produktivitas > 20%. S. Fattimah, N.Nova K, C. Syukur  

Evaluasi 15 Aksesi Temulawak berdasarkan Indikator Geografis untuk  Meningkatkan Produktivitas > 20. N. Nova K, N. Bermawie, M. Rahardjo 

Evaluasi 15 Aksesi Lempuyang untuk  Meningkatkan Produktivitas > 20%. S. Wahyuni. N. Bermawie

EVALUASI AKAR WANGI DAN SERAI WANGI MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS >20%

Uji Adaptasi calon varietas unggul akar wangi produktivitas tinggi (>40kg/ha minyak) dan mutu tinggi (kadar vertiverol >50%) pada 3 agroklimat. Deliah Seswita, C. Syukur dan E. Hadipoentiyanti 

Respon Nomor Harapan Akarwangi Terhadap Pemupukan N, P dan K.  Rosihan R., O. Trisilawati, Setiawan

Karakter Tanaman Aromatik sebagai Bio-aditif BBMMa’mun, Sriyadi, S. Suhirman 

PERSIAPAN PELEPASAN VARIETAS PURWOCENG, PEGAGAN, SAMBILOTO, MENTHA DENGAN PRODUKTIVITAS >15%.

Persiapan pelepasan varietas pegagan, sambiloto, purwoceng, mentha. S. Wahyuni, dkk. 

VARIETAS UNGGUL JAHE PUTIH BESAR PRODUKTIVITAS TINGGI (30TON/HA) TOLERAN LAYU BAKTERI (70%) MELALUI VARIASI SOMOKLAN, FUSI PROTOPLAS, REKAYASA GENETIK DAN TEKNIK BUDIDAYA PENDUKUNGNYA

Perbanyakan somaklon jahe tahan suspense  R.Solanacearum dan fusi protoplas jahe putih besar dengan jahe merahSitti Fatimah Syahid., Otih Rostiana., Wawan Haryudin. 

Karakterisasi dan Isolasi Gen Penyandi sifat tahan terhadap bakteri layu pada Jahe Putih Besar Dengan Jahe Merah. Otih Rostiana, Tetty Chaidamsari, Siti Fatimah Syahi

Solarisasi tanah, biofumigan dan elisitor penginduksi ketahanan tanaman untuk menekan populasi R.Solanacearum.  Muchamad Yusron, M. Januwati, Ekwasita Rini Pribadi. 

Pemupukan berimbang untuk meningkatkan produksi (30ton/ha) dan ketahanan terhadap  R.Solanacearum pada tanaman jaheA. Ruhnayat, S. Y. Hartati, W. Lukman

VARIETAS UNGGUL JAHE PUTIH PRODUKTIVITAS TINGGI TOLERAN TERHADAP BERCAK DAUN DAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN BERCAK DAUN EFEKTIF (70%)

Pengujian Pemupukan dan fungisida untuk menekan serangan bercak daunDyah Manohara, D.Wahyuno, N. Maslaha

Peningkatan keragaman jahe dengan teknik irradiasi. N. Bermawie, S. Purwiyanti, N. Laela 

PERBAIKAN TEKNOLOGI PRODUKSI BENIH JAHE DAN NILAM DENGAN TINGKAT VIABILITAS >80%

Induksi Pembungaan dan studi fenologi bunga pada tanaman jahe putih besar. Sukarman 

Optimalisasi pupuk K untuk menghasilkan benih jahe berviabilitas tinggi ≥80%. Mono Rahadjo, E.R. Pribadi, Sukarman, dan S. Wahyuni. 

Perbanyakan benih nilam murah & sehat ≥20%. Miftahurohmah 

Optimalisasi populasi tanaman Nilam untuk meningkatkan produksi benih berviabilitas tinggi. Sukarman, M. Rahardjo . 

Perlakuan pulsing untuk meningkatkan daya simpan benih nilam. Sri Wahyuni, Melati, D. Rusmin.  

PERAKITAN VARIETAS NILAM PRODUKTIVITAS >350KG, TOLERAN (60%) TERHADAP PENYAKIT LAYU BAKTERI MELALUI SOMOKLAN, HIBRIDA SOMATIK DAN TEKNOLOGI PENDUKUNGNYA

Evaluasi hibrida somatik nilam produktivitas ≥ 350 kg toleran (60%) terhadap layu bakteri di daerah endemik. Nasrun, Nurmansyah dan Burhanudin  

Uji ketahanan somaklon nilam toleran (60%) terhadap penyakit layu bakteri di daerah endemik. E. Hadipoentiyanti, S. Suhesti, Amalia

Perbanyakan dan pengujian efektivitas agensia hayati (Pseudomonad fluorescen) untuk pengendalian penyakit bakteri nilam.  

PENGENDALIAN PENYAKIT BUDOG >70% PADA TANAMAN NILAM DENGAN AGENSIA HAYATI, PEMBENAH TANAH DAN REKAYASA GENETIK

Pengendalian penyakit budok efektif >70% pada tanaman nilam. Sukamto, Dono Wahyuno, Zulhisnain. 

Pengendalian penyakit budok melalui aplikasi pembenah tanah  dan pemupukan. M. Djazuli dan Setiawan 

Transformasi genetik gen faktor transkripsi wkry dan analisis transforman untuk ketahanan terhadap Penyakit Nilam. Sukamto, T. Joko, Atmisarmini, A. Apriani. 

PEMANFAATAN BIOPESTISIDA (SERAIWANGI, NILAM, CENGKEH, KAYUMANIS, KUNYIT, TEMULAWAK) EFEKTIF UNTUK SERANGAN HAMA (HELOPELTIS ANTONII, SITOPHILUS, ORYZAE, THRIPS PALMI, C.BINOTALIS) DAN NEMATODA MELOIDYGYNE SP >50%

Pemanfatan 6 jenis pestisida nabati untuk menurunkan serangan hama simplisia dan Sitophilus oryzae (50%).  

Pengujian 3 jenis insektisida nabati untuk pengendalian thrips palmi (>50%) pada tanaman kentangWarsi Rahmat Atmadja, I.W. Laba, Mahrita, W 

Pemanfaatan pestisida nabati minyak seraiwangi untuk menurunkan populasi (80%) hama pengisap buah helopetis antonil pada Kakao. Nurmansyah, Jamalius. 

Pemanfaatan Pestisida Nabati Cengkeh dan Seraiwangi untuk Menekan Serangan Nematoda (50%) pada JaheRetno Djiwanti.

PENGEMBANGAN PANGAN FUNGSIONAL ANTIOKSIDAN DAN JAMU TERNAK BERBASIS TANAMAN OBAT (JAHE, PEGAGAN, TEMULAWAK, SAMBILOTO) UNTUK MENINGKATKAN FERTILITAS SAPI (>30%)

Pengembangan pangan fungsional antioksidan.  Bagem Semibiring, Feri Manoi dan Mamun.

Formulasi jamu ternak peningkat fertilitas sapil.  Mariam Januwati, M Yusron.

 

One thought on “Laporan Teknis 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *