Pendampingan Teknis Observasi Lapangan Benih Tanaman Perkebunan

Selasa 26 Pebuari 2019, Balittro menerima Kunjungan Observasi Lapangan Pelatihan Teknis Pengawasan Benih Tanaman Perkebunan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pengunjung Observasi lapang ini berjumlah 30 orang yang teridiri dari aparatur pengawas benih di Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan Bimbingan teknis ini dibuka oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Dr. Wiratno, didampingi oleh Kepala Seksi Jasa Penelitian Dra. Nur Maslahah, Msi serta Para Narasumber Dr. Devi Rusmin, Dr. Sukamto dan Ir. Sri Wahyuni.

Andik Arif Asyafii, SH, MM Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Provinsi Jawa Tengah selaku ketua rombongan menyampaikan Observasi lapangan ini dalam rangka untuk memperluas wawasan, pengetahuan dan keterampilan teknis peserta pengawas benih, dan diharapkan materi yang disampaikan oleh narasumber mengenai Sertifikasi dan Identifikasi Komoditas Pala, Lada dan cengkeh dapat diserap dan menjadi bekal ilmu pengawas benih di lapangan.

Benih merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan usaha budidaya dan benih yang digunakan adalah benih yang bermutu, yaitu harus ada standar mutu benih fisik, fisiologis, genetik, patologis,” ujar Ir. Sri Wahyuni peneliti pemuliaan Balittro. Mutu fisik berkaitan dengan kondisi fisik benih secara visual, seperti warna, ukuran, bentuk, bobot dan tekstur permukaan kulit benih. Tolak ukur yang dijadikan kriteria adalah keseragaman. Dan Mutu Fisiologis berkaitan dengan aktivitas perkecambahan benih, yang di dalamnya terdapat aktivitas enzim, reaksi-reaksi biokimia serta respirasi benih. Sedangkan Mutu Genetik berkaitan dengan susunan kromosom dan DNA benih serta jenis protein yang ada dalam benih, dengan tolak ukur kemurnian genetis benih.

Harapannya semoga hasil kegiatan observasi lapang pelatihan teknis pengawasan benih tanaman perkebunan yang dilaksanakan 1 hari di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat ini para peserta dapat memahami aspek perbenihan tanaman perkebunan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga dapat diaplikasikan di lapangan dan masyarakat. (Efiana/Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *