Kunjungan Balittro dalam rangka Penelitian Pengendalian Penyakit BPKC pada Tanaman Cengkeh ke Kab. Wonogiri dan Kab. Karanganyar, Jawa Tengah

Peneliti dan Teknisi Litkayasa dari bidang Proteksi Tanaman Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) yang diwakili oleh Ir. Tri lestari M., M. Sc., Ir. Sri Yuni Hartati, M. Sc., Dr. Ir. Molide Rizal, M. S., Dr. Nasrun, M. Sc., Tatang Sutarjo, SP. dan Tri Eko Wahyono, SP.,PG.Dipl melakukan kunjungan dalam rangka penelitian pengendalian penyakit BPKC pada tanaman cengkeh ke Kab. Wonogiri dan Kab. Karanganyar, Jawa Tengah pada awal Oktober 2018.

Penelitian pengendalian penyakit BPKC (Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh) dengan menggunakan agensia hayati dan pestisida nabati dalam berbagai kombinasi untuk pengendalian bakteri patogen penyebab BPKC dan serangga vektor Hindola striata. Dalam kesempatan pertemuan antara peneliti Balittro dengan para petani cengkeh, petugas POPT Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Kab. Karanganyar telah dilakukan tukar informasi dan pengalaman tentang BPKC dan cara pengendaliannya secara alami. Staf Balittro juga menjelaskan metode deteksi keberadaan serangga vektor penyakit BPKC pada tanaman cengkeh.

Di Wonogiri, Tim Balittro, dalam rangkaian kerja sama dengan PT. HM. Sampoerna akan melaksanakan uji coba lapang rakitan komponen PHT pengendalian terpadu BPKC dengan teknologi ramah lingkungan. Tanaman cengkeh yg dipilih sebagai sampel untuk pengujian adalah yang tingkat kerusakan tajuknya 30-50 persen. Bakteri BPKC dikendalikan dengan agens hayati yang diaplikasikan melalui mekanisme injeksi infus pada batang, sedangkan vektor H. striata melalui penyemprotan pestisida nabati dan cendawan entomopatogen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *