Peresmian “Wahana Promosi Teknologi Balitbangtan Bernilai Kekayaan Intelektual”

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat – Balittro menghadiri undangan Peresmian “Wahana Promosi Teknologi Balitbangtan Bernilai Kekayaan Intelektual” di Agro Inovasi Fair On The Spot yang diselenggarakan Balai Pengelola Ahli Teknologi Pertanian dibuka oleh Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si, dihadiri Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. M. Andi Syakir, Sekretaris Badan Litbang Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, M.Sc., Kepala Puslitbang Perkebunan Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.

Secara kelembagaan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian bekerja keras menghasilkan  teknologi  pertanian  unggulan.   Capaian invensi bernilai kekayaan intelektual dalam tiga  setengah  tahun  terakhir  (2015  sampai Juli  2018) yaitu  mencapai  110 paten granted atau meningkat  tajam  sebesar 320%  dibandingkan dengan 4 tahun sebelumnya (2011-2014)  yang  hanya 34  paten  sehingga sampai Juli  2018 tercatat  total  153 paten granted.   Berdasarkan data resmi dari  Ditjen  Kekayaan Intelektual  Kemenkumham tahun 2017, Balitbangtan merupakan lembaga penghasil paten granted terbesar di Indonesia.

Balitbangtan telah memformulasikan kembali perjanjian lisensi eksklusif yang telah terjalin  dan di adendum menjadi non eksklusif untuk mendorong percepatan invensi menuju inovasi mulai akhir 2016. Kinerja untuk percepatan alih teknologi  melalui perjanjian  lisensi inipun menunjukkan  peningkatan cukup signifikan pada tiga setengah tahun terakhir (2015 sampai Juli 2018) yaitu dengan 139 perjanjian lisensi ditandatangani atau meningkat sebesar 220% dibandingkan pada empat tahun terakhir yang hanya 68 perjanjian.   Selanjutnya, dari kegiatan lisensi, telah dihasilkan kompensasi royalty tembus hingga angka di atas 18 Milyar.   Royalti tersebut,  mulai tahun  2016 sudah  dapat dinikmati langsung oleh inventornya.

Pada tiga  tahun  terakhir  (2016-2018  yang merupakan  hasil produksi 2015-2017), kompensasi royalti  yang  berhasil diterima  oleh  Balitbangtan  mencapai  Rp  12,8 M atau meningkat 260% dibandingkan pada tiga tahun sebelumnya (hasil produksi 2011-2014) yang hanya Rp 4,7 M.

“Wahana  Promosi  Teknologi  Balitbangtan bernilai Kekayaan Intelektual” merupakan salah satu wujud upaya nyata Balitbangtan mempercepat invensi yang dihasilkan menuju inovasi yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat melalui sinergi yang harmonis dengan mitra usaha.

Agro Inovasi  Fair on the spot sesi dua dilaksanakan selama enam hari sejak 8 Agustus dan berakhir hari ini 13 Agustus 2018.  Diawali dengan upaya percepatan penciptaan invensi bernilai kekayaan intelektual dengan penyelenggaran Bimtek untuk peneliti dan pengelola HKI dalam penciptaan dan tata kelola HKI dilanjutkan  dengan  rangkaian kegiatan ekspose-klinik agribisnis serta bazaar, bimtek Balitbangtan yang di antaranya bernilai KI bagi masyarakat, temu bisnis serta talk show.

Kepala Badan Litbang pada kesempatan siang ini di AIF, meluncurkan salah satu invensi ungggulan Balitbangtan mendukung program BeKeRJa Kementan, yaitu alat inseminasi buatan tipe semprot untuk unggas yang dihasilkan tahun ini dan telah ada mitra untuk pengembangannya dan dimassif kan untuk  dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.   Pada kesempatan ini juga  dilaksanakan penandatanganan perjanjian  lisensi VUB Jagung Tongkol Dua Nasa 29 antara  Balitserealia dengan PT Pertani.   Rangkaian kegiatan yang secara clear menyadarkan  kita  pentingnya  aliran RISET-INVENSI-INOVASI untuk  dikawal secara lebih serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *