PROTOKOL PERBANYAKAN BENIH TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza ) SECARA IN VITRO

Kultur jaringan tanaman adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma, sel, jaringan atau organ (daun, petal, batang, akar, mata tunas, meristem) serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik dalam media buatan, sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap (George et al., 2008).

Teknologi perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan semakin berkembang pesat setelah ditemukannya zat pengatur tumbuh dari golongan auksin di tahun 1940, dan kinetin dari golongan sitokinin di tahun 1955 serta formulasi media dasar untuk menumbuhkan berbagai jenis tanaman oleh T. Murashige dan F. Skoog di tahun 1962 (Lestari, 2008). Saat ini perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan sudah banyak diaplikasikan pada tanaman hortikultura, kehutanan dan  perkebunan.

Selengkapnya dan download klik tautan berikut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *