Kembalikan Kejayaan ” Muntok White Pepper” melalui Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang Ramah Lingkungan

Lada Bangka sudah terkenal sejak dahulu kala dengan brand “Muntok White Pepper”. Salah satu permasalahan utama budidaya lada di Bangka saat ini adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Pada kunjungan kerjanya Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Dr. Wiratno ke Bangka berkesempatan bertemu gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan disela-sela kesibukannya. Pertemuan ini terkait dengan uji coba pestisida nabati berbasis minyak cengkeh dan seraiwangi di desa Puput dan desa Riding Panjang Bangka.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur berupaya mengangkat kembali kejayaan lada Bangka khususnya “Muntok White Pepper” dengan cara menyediakan benih unggul dan melalukan pengendalian OPT khususnya serangan penyakit kuning melalui aplikasi teknologi yang ramah lingkungan hingga penyiapan regulasi untuk tataniaganya. Wiratno mengatakan sebelum benih ditanam sebaiknya perlu dilakukan eradikasi OPT dalam tanah sehingga ketika benih ditanam maka tidak menghadapi kendala yg disebabkan oleh serangan nematoda.

Saat ini pertanaman lada di Bangka selain mengalami serangan penyakit kuning, juga terserang OPT lain seperti hama penghisap buah (Dasynus piperis), hama penggerek buah (Dichonocoris hewetti) dan penyakit busuk pangkal batang. Uji lapang terbatas telah dilakukan di Desa Riding Panjang menunjukkan bahwa aplikasi pestisida nabati dapat menyembuhkan tanaman lada dicirikan dengan perubahan warna daun yang semula kuning tua menjadi kuning kehijauan, tumbuhnya daun muda dan malai bunga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *