Aplikasi Pestisida Nabati “Smart Pluz” untuk mengendalikan OPT Lada di Desa Puput, Kec. Simpang Katis dan Desa Riding Panjang, Belinyu-Bangka

Menindaklanjuti kunjungan bulan Maret 2018 yang lalu Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Dr. Ir. Wiratno beserta staf penelitinya, Tri Eko Wahyono Msc, Sabtu 14 April 2017 melakukan demplot pengendalian OPT Lada, khususnya Penyakit Kuning dan Penyakit Busuk Pangkal Batang Lada di kebun lada milik H. Sukri di desa Puput Kec. Simpang Katis Bangka dan perkebunan lada milik H. Syahfudin di Desa Riding Panjang Kec. Belinyu Kab. Bangka. Penyakit ini  merupakan salah satu masalah utama dalam budidaya lada di Bangka. Pada tingkat serangan berat  penyakit ini mampu membunuh tanaman lada sehingga merugikan petani.  Turut hadir dalam acara tersebut yaitu kepala BPTP Provinsi Bangka Belitung, Dr. Ir Wahyu Wibawa, beserta staf, staf Dinas Pertanian Provinsi Babel, Drs Miftah, Ir. Yuni Ikawati, wartawan kompas, serta beberapa petani lada yang sangat antusias ingin mengetahui inovasi Badan litbang yang baru diperkenalkan ini.

Dalam sambutannya Kepala Balittro menyampaikan bahwa pestisida nabati “Smartz Plus” selain dapat mengendalikan ke dua penyakit penting tersebut juga dapat mengendalikan hama utama lada seperti penghisap buah, Dasynus piperis., dan penggerek bunga, Dichonocoris hewetti. Saat ini serangan penyakit kuning  sudah menyerang sekitar 10% tanaman lada ujar H. Sukri. Apabila penyakit ini tidak dikendalikan dikhawatirkan serangannya akan terus meluas  menginveksi tanaman-tanaman lain yang masih sehat sehingga  lambat laun kebun lada akan tidak ekonomis lagi dibudidayakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *