Pemanfaatan Pestisida Nabati Mendukung Kebangkitan Lada Indonesia

Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) menjadi kendala utama bagi petani lada di Indonesia. Serangan penyakit kuning dan penyakit busuk pangkal batang (BPB) telah menjadi momok yang sangat menakutkan karena tanaman yang terserang lambat laun akan mati sehingga petani merugi. Memperhatikan permasalahan tersebut, Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Dr. Ir. Wiratno M.Env.Mgt bersama Kepala BPTP Babel Dr. Ir Wahyu Wibawa beserta staf meninjau langsung pertanaman lada milik Bapak Haji Sukri yang membudidayakan lada seluas sekitar 80 ha yang terletak di Desa Puput, Kec. Simpangkates, Kab. Bangka Tengah.

Selain itu kami ke perkebunan lada milik Bapak H. Syahbudin di desa Riding Panjang Kec. Belinyu, Kab. Bangka. Dalam diskusi disampaikan bahwa Badan Litbang Pertanian khususnya Balittro telah melakukan penelitian pemanfaatan pestisida nabati untuk mengendalikan penyakit kuning dan BPB dengan hasil memuaskan. Pestisida ini sekaligus mampu mengendalikan populasi hama penghisap buah, Dasynus piperis, dan hama penggerek bunga serta Dichonocoris hewetti, sehingga sekali diaplikasikan mampu menekan 4 jenis OPT sekaligus pestisida ini juga dapat sebagai pupuk organik karena setelah disemprotkan ke pertanaman bahan aktif pestisida akan terurai dan berubah menjadi unsur organik yang dapat diserap tanaman melalui daun dan akar sehingga dapat menyuburkan pertanaman.

  

Hasil-hasil penelitian ini perlu segera digulirkan ke lapang dalam bentuk demplot maupun demfarm teknologi sehingga dapat disaksikan langsung oleh para petani yang saat ini sangat menanti-nantikan teknologi pengendalian OPT yang telah banyak menghancurkan pertanaman lada di Indonesia, terutama di Pulau Bangka. Pada kesempatan tersebut kedua petani merelakan kebunnya menjadi tempat demplot teknologi. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk mengatasi serangan OPT yang mampu menurunkan hasil bahkan menyebabkan petani gagal panen karena dapat mematikan tanaman lada yang diserangnya (Tri Eko Wahyono).

2 thoughts on “Pemanfaatan Pestisida Nabati Mendukung Kebangkitan Lada Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *