Peremajaan Jambu mete dengan Pemangkasan dan Penjarangan di Kabupaten Flores Timur, NTT

Launching Kegiatan Peremajaan Pemangkasan dan Penjarangan Jambu Mete dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2018 di Desa Balukhering Kecamatan Lewolema Kabupaten Flores Timur, NTT. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Balitbangtan Kementan yang diwakili oleh Kepala Balittro Dr. Wiratno, Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya, Asisten 1 Propinsi NTT, Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur Anthon G. Hadjon dan Agustinus Payong Boli, Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten, Dandim dan Kapolres Flores Timur, Peneliti dan Penyuluh BPTP NTT, Penyuluh Pertanian, LSM dan Petani Jambu Mete. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur, Ir. Anthon Sogen, yang bertindak sebagai Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan Produktivitas Jambu Mete yang saat ini rata-rata hanya mencapai 700 kg/ha menjadi 1500 kg/ha. Adapun total luas areal tanaman Jambu Mete di Kabupaten Flores Timur yang akan disentuh oleh kegiatan ini adalah 27.000 ha dimana pada tahun 2018 akan dimulai pada areal seluas 1.000 ha.

Pemerintah daerah sangat peduli dengan kesejahteraan petani sehingga beliau menugaskan Kepala Dinas Pertanian untuk bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mensukseskan program ini. Produktivitas Jambu Mete harus meningkat dan diharapkan tidak hanya sampai angka 1.500 kg/ha bahkan hingga 4.000 kg/ha. Dukungan anggaran akan disiapkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pada kesempatan selanjutnya Bapak Gubernur mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memperhatikan nasib Petani Jambu Mete khususnya di Flores Timur ini. Kedepannya beliau berharap Petani dapat mengolah biji mete sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi. Bapak Gubernur juga berharap agar kegiatan dapat dilaksanakan dan diselesaikan secepatnya tidak menunggu hingga 27 tahun, sejalan dengan target pelaksanaan kegiatan adalah 1.000 ha per tahun. Untuk itu partisipasi aktif masyarakat baik untuk membeli Denso, mesin potong kayu dan kesediaan tenaga untuk melakukan penjarangan dan replanting sangat diharapkan.
Pada kesempatan tersebut Badan Litbang Pertanian melalui BPTP NTT memberikan sumbangan benih jambu mete hasil grafting sebanyak 15.000 bibit sekaligus berjanji untuk terus memberikan pendampingan kepada petani

 Sambutan Bapak Gubernur NTT dalam acara Launching Kegiatan Peremajaan Pemangkasan dan Penjarangan Jambu Mete

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *