Studi Banding 16 Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Barat ke Balittro

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan obat (Balittro) mendapat kunjungan rombongan studi banding 16 pemerintah Desa Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sambas Propinsi Kalimantan Barat (17/1/18). Rombongan stuban yang berjumlah 20 orang tersebut terdiri dari 10 Kepala Desa kabupaten Ketapang, 6 Desa Kabupaten Sambas dan 4 orang koordinator rombongan dari Landscape Partnership Coordinator. Rombongan diterima oleh Kepala Balittro yang diwakili oleh Pemimpin Program Rempah, Dr. Nurliani Bermawie, didampingi oleh staf Jasa Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Dalam sambutannya, Agnindhira dari Landscape Partnership Coordinator selaku wakil rombongan menyampaikan kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengembangkan program pembangunan desa dan kawasan perdesaan melalui pengelolaan potensi desa berbasis pada program perhutanan sosial, areal bernilai konservasi tinggi, dan pertanian pangan serta perkebunan. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari program kerjasama harmonisasi pembangunan daerah 2016 -2021 melalui pembangunan landskap berkelanjutan.

Lebih lanjut Agnindhira mengatakan kegiatan ini diawali dengan pemetaan potensi desa masing-masing dan saat ini dilanjutkan pada tahap belajar bersama atau studi banding, sampai pada tahap penyusunan rencana kerja dan pengelolaan potensi. Produk yang menjadi andalan kegiatan ini adalah rempah-rempah, tanaman obat dan bahan bakar nabati, oleh karena itu kegiatan studi banding ini lokasi yang ditunjuk adalah Balai Penelitian Tanaman Rempah dan obat,”ujar Agnindhira.

Diharapkan dengan adanya kegiatan studi banding ini mendapatkan gambaran mengenai apa dan bagaimana cara mengelola potensi desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Dan dapat meningkatkan pengetahuan tentang potensi-potensi desa yang dapat di kelola lebih lanjut dan model-model pengelolaannya sejak perencanaan hingga pemasaran, tercapainya pembangunan komitmen multipihak untuk percepatan legalisasi serta tercapainya rencana aksi yang terukur, harap Agnindhira.

Kepala Balittro, Dr. Nurliani Bermawie dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Studi banding yang dikoordinir oleh Landscape Partnership Coordinator ini. Kegiatan studi banding ini selain pemaparan materi profil Balittro, juga dilakukan diskusi interaktif dan kunjungan lapang ke Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) serta Kebun Wisata Tanaman Obat Balittro, Balitbangtan, Kementan. (Liputan: Efiana/Balittro)

 

2 thoughts on “Studi Banding 16 Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Barat ke Balittro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *