Tantangan Kebun Induk Vanili di Sukabumi, Cibinong dan Bogor

Tantangan mengembalikan kejayaan rempah Indonesia bagi balittro memberikan semangat baru untuk terus mengembangkan dan mewujudkannya. Langkah yang paling cepat dan tepat adalah dengan menggenjot produksi benih di setiap kebun percobaan dan membuat kebun induk untuk masing-masing varietas tanaman rempah. Salah satunya adalah tanaman vanili, untuk menyiapkan benih yang bermutu UPBS (Unit Pengelola Banih Sumber) Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat membangun kebun induk vanili di Sukabumi, Cibinong dan Bogor.

Badan Litbang Pertanian telah melepas 2 varietas unggul vanili yaitu VANIA 1 dan VANIA 2. Rata-rata produksi varietas VANIA 1 selama 3 kali produksi adalah sebesar 7,687 ton polong basah /ha, atau setara dengan 2,178 ton polong kering/ha. Rata-rata jumlah tandan/tanaman sebanyak 8,333 tandan, kadar vanilin sebesar 2,80% di atas standar mutu, rata-rata panjang polong kering 20,153 cm.

Produksi rata-rata yang dihasilkan varietas VANIA 2 selama 3 tahun adalah sebesar 6,760 ton polong basah/ha, atau setara dengan 1,851 ton polong kering/ha. Produksi polong kering varietas VANIA 1 dan VANIA 2 jauh di atas klon lokal dan rata-rata nasional yang hanya mencapai 0,654 ton/ha dan 0,119 ton/ha. Rata-rata jumlah tandan/tanaman sebanyak 7,055 tandan, kadar vanilin sebesar 2,98%, rata-rata panjang polong kering 19,250 cm.
sumber : Dr. Ir. Sukamto, M. Agr.Sc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *