UPTD Sulawesi Barat Melihat Kesiapan Benih Lada Kebun Sukamulya

Sukabumi (20/9) – Pagi hari dengan semangat penuh para peserta pendampingan dan narasumber bersiap dari Balittro untuk melihat dan praktik langsung bagaimana menyiapkan benih lada yang telah dipelajari dengan melakukan praktik langsung di Kebun Percobaan Sukamulya Sukabumi.

Kegiatan persiapan benih lada oleh pegawai KP. Sukamulya menyambut kedatangan peserta, Kebun Percobaan seluas 48,56 Ha dengan kebun sumber seluas kurang lebih 2,5 Ha dengan 3.200 tanaman dan 7 varietas lada. Dra. Endang Hadipoetyanti mengatakan “Disini merupakan tempat peneliti melakukan penelitian, disini kami diberi mandat untuk melakukan penelitian lada, vanili dan tanaman lain yang sesuai dengan kesesuaian tanaman dimana varietas ini lebih cocok berada di KP ini, begitu juga dengan tanaman lain kita sesuaikan, seperti KP. Manoko, Cicurug atau Cimanggu, dan nanti kita praktikkan teori dengan Pak Wawan.”

Wawan Lukman sebagai kepala kebun memberi sambutan dan langsung memperkenalkan profil kebun dan mengantar langsung untuk melihat apa saja yang perlu dan harus dipersiapkan dalam melakukan pembibitan terutama lada. “Lada merupakan tanaman yang rentan, penyebaran penyakit bisa dari alat yang kita gunakan, sepatu dan lain sebagainya, penyebaran penyakit jika sudah terkena maka akan sangat cepat sekali, sehingga kemungkinan nanti ada koleksi yang tidak bisa dilihat secara dekat atau langsung.”

Satu persatu peserta diarahkan mulai dari bagaimana benih dipotong, dibersihkan, dan sampai dengan membuat sungkup serta apa saja yang diperlukan sampai dengan benih tersebut siap untuk ditanam. Dengan antusias mengikuti, menyimak dan bertanya serta melakukan praktik langsung, M. Arifin S.SP, MMA sebagai Ka UPTD Sulbar yang langsung mendampingi mengatakan “Kami benar-benar menerima materi dan praktik dengan bagus dan berkesan, saya harapkan materi ini belum selesai, baru nanti sampai disana dalam praktik aplikatifnya lada dan pala hingga benar-benar terbukti dan tercapai kebun sumber kami sebagai penyedia benih.”

Akhir dari rangkaian kunjungan ini para peserta mendapatkan sertifikat dan CD berisi foto kegiatan serta materi dari narasumber. Sesuai dengan harapan Kepala UPTD Balai Pengawasan Sertifikasi dan Pengujian Mutu Benih Perkebunan Sulawesi Barat yang akan membangun Kebun Sumber benih agar varietas yang beredar di Sulawesi Barat jelas asal usul beserta mutu dan kualitas bagus yang tersertifikasi dengan baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *