TEKNOLOGI PENANGANAN AFLATOKSIN PADA BIJI PALA

Penanganan aflatoksin dapat dilakukan dengan memperhatikan teknologi pascapanen yang meliputi pemanenan, pemisahan fuli, pengeringan, kemasan dan penyimpanan. Parameter yang paling berpengaruh terhadap mutu biji pala yaitu kadar air, hal ini dapat berhubungan dengan proses pengeringan. Selain itu biji pala rusak cukup tinggi akibat panen belum tua. Proses pengeringan skala petani dilakukan dibawah sinar matahari dengan cara dihampar diatas tanah. Selain itu ada juga melalui pengasapan yang suhunya dapat mencapai 50⁰C. Suhu efektif pengeringan pala yaitu 45 ⁰C. Kadar air biji pala masih tinggi yaitu diatas 12%. Hal ini dapat disebabkan Karena pengeringan belum sempurna, panen sebelum matang fisiologis, pengemasan kurang baik dan kelembaban ruang penyimpanan tinggi. Biji pala dapat dikemas menggunakan karung yang dilapisi dengan plastik. Pengemasan biji pala menggunakan plastik jenis PP dapat disimpan selama satu tahun pada suhu ruang  25-30⁰C.
Selengkapnya 

One thought on “TEKNOLOGI PENANGANAN AFLATOKSIN PADA BIJI PALA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *