Nilam Batik Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara

Saat kunjungan salah satu staf Kebun Percobaan Laing, Balittro oleh Ir. Indra Kusuma ke Kabupaten Konawe di Sulawesi Tenggara, dijumpai tanaman nilam yang oleh masyarakat/petani setempat disebut nilam batik.  Penampilan corak pada daun nilam ini menyerupai motif batik (gambar-red). Nilam jenis ini dilaporkan sudah banyak ditanam oleh petani di sana meskipun karaketristik mutu dan keragaan tanamannya belum pernah diobservasi secara lengkap.  Petani setempat juga banyak yang tidak tahu dari mana asal nilam jenis ini, tetapi beberapa diantaranya mengatakan bahwa nilam jenis ini berasal dari Nias  dan Sidikalang Aceh.

Nilam jenis tersebut sebenarnya juga pernah dijumpai oleh peneliti senior Balittro, Dra Endang HP, MS di Konawe, Sulawesi Tenggara pada tahun 1990-an dan 2014, serta Pasaman Barat, Sumatera Barat di tahun 2015.  Bu Endang menganggap bahwa nilam tersebut muncul sebagai akibat adanya mutasi alam/penyimpangan yang disebut varigata sehingga mempunyai penampilan yang berbeda dengan nilam aceh yang memang sudah dibudidayakan secara luas.

Saat ini, Balittro sedang memperbanyak nilam ini untuk tujuan evaluasi mutu khususnya kandungan rendemen minyak dan mutu minyak patchouli alkohol (PA) yang terkandung di dalamnya.  Tindak lanjut karakterisasi dan evaluasi diperlukan untuk mengenali nilam tersebut. Sesuai dengan perundangan yang berlaku maka Balittro dan siapapun sebaiknya tidak memperdagangkan nilam ini untuk tujuan komersial sebelum melalui tahapan pelepasan varietas.  Balittro akan terbuka untuk bekerjasama dengan dinas dan pemda terkait apabila nilam tersebut mempunyai keunggulan yang berpotensi untuk dilepas sebagai varietas baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *