Epicotyl Grafting Pala

Pala merupakan tanaman berumah dua (dioecious), dimana bunga jantan dan betina berada pada tanaman yang berbeda. Jenis kelamin tanaman pala, baru dapat diketahui setelah berumur 6-8 tahun yaitu pada saat mulai berproduksi, menyebabkan komposisi dan posisi tanaman jantan dan betina yang tidak tentu.

Ketersediaan bahan tanaman yang telah diketahui jenis kelaminnya merupakan kendala utama dalam budidaya pala. Belum ada metode untuk mengetahui jenis kelamin pada di pembibitan

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut melalui perbanyakan vegetatif. Perbanyakan pala dengan cara epicotyl grafting adalah yang terbaik dengan keberhasilan 80-90%. Melalui perbanyakan vegetatif, maka komposisi dan posisi tanaman jantan dan betina dapat ditentukan pada saat penanaman.

Adapun komposisinya adalah 8 betina : 1 jantan. Posisi 3:2:2:3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *