Pendampingan Manajemen Jambu Mete Ditjenbun Kementerian Pertanian

Pada 21-23 Maret 2017 ini Balittro menerima kunjungan Ditjenbun Kemtan dalam rangka pendampingan Manajemen Jambu Mete, yang diterima oleh staf jaslit ibu Efiana yang kemudian dibuka oleh bapak Ir. Usman Darras, M.Agr.Sc sebagai narasumber sekaligus menggantikan kepala balai yang berhalangan tidak bisa menerima langsung dikarenakan ada kegiatan lain. Ditjenbun yang dikoordinir oleh Bapak Dadang Darmawiyadi S.Kom, MM selaku Kepala Seksi Penerapan Teknologi dan Perberdayaan, Subdit Tanaman Karet dan Tanaman Tahunan Lain. Beliau mengatakan bahwa jambu mete merupaka tanaman ‘baru’ karena sebelumnya belum masuk dalam kegiatan dan saat ini mulai dikembangkan di bagian tersebut karena merupakan komoditas strategis.

Jambu mete saat ini produksi terbanyak di asia adalah dari Vietnam dan Indonesia menempati atau hanya menguasai 5% saja dari kebutuhan dunia, tetapi kelebihan dari jambu mete Indonesia adalah rasa yang paling enak dibanding dengan produksi mete dari Afrika atau daerah lain. Pemaparan materi pada hari pertama menyampaikan mengenai apa itu jambu mete sampai dengan penanganan-penanganan dan kendala apa saja yang ditemui dalam penanaman jambu mete.

Hari kedua dan ketiga dengan narasumber Ir. Agus Ruhnayat, dan Tri Eko Wahyono, SP. melakukan pendampingan dengan materi dan perlakuan-perlakuan mengenai jambu mete dan kemudian dilakukan pula kunjungan lapang. Kunjungan lapang berlokasi di Kebun Percobaan Balittro yang berada di Cikampek, sekaligus merupakan kegiatan akhir dari kegiatan pendampingan ini. Untuk melihat secara langsung kegiatan dan koleksi penelitian jambu mete beserta aplikasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *