Griya Jamu

Balittro sebagai institusi penelitian tanaman obat memiliki peran yang besar untuk mensukseskan program Saintifikasi Jamu. Penelitian tentang jenis dan varietas tanaman obat, proses budi daya yang optimal dan pengolahan pascapanen yang baik diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ujung tombak berjalannya Saintifikasi Jamu ini. Balittro diharapkan dapat menjadi leading dalan penelitian dan para peneliti Balittro memberikan informasi ilmiah pilihan jenis tanaman obat yang dapat digunakan dalam formula saintifikasi jamu ini. Hal ini sedang dijajagi dalam bentuk kerja sama dengan Badan Litbang Kesehatan.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang dimotori oleh Pusllibang Perkebunan mendirikan Griya Jamu dan Spa Aromatik, yang dapat menjadi salah satu pintu mengenalkan jamu kepada masyarakat umum.

Peran yang diambil Puslitbang Perkebunan ini merupakan sebuah langkah muntuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Griya Jamu dan Spa Aromatik, terletak di Jl. Tentara Pelajar No.1 Kampus Penelitian Cimanggu Bogor. Gedung ini diresmikan oleh Ibu Wamen Kementan pada tanggal 24 Juni 2012. Griya Jamu dan Spa menyediakan produk-produk herbal berupa 10 macam jamu godok siap saji dan simplisia keringnya. Griya Jamu dibarengi dengan adanya pelayanan Spa Aromatik diharapkan dapat menjadi agrowisata pilihan dan memberikan inspirasi bagi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat, rempah, dan aroma terapi.
Seiring dengan sosialisasi Saintifikasi Jamu, dimana kita berharap jamu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, peran Griya Jamu dan Spa Aromatik cukup diperhitungkan. Kunjungan dari ketua Perkumpulan Dokter Herbal Indonesia cabang Palembang, Ketua Komnas Jamu RI, Perwakilan Badan Litbang Kesehatan,  memberikan respon positif dan berharap keberadaan Griya Jamu dan Spa Aromatik ini dapat memberikan informasi yang benar tentang jamu dan membuat masyarakat bisa dan mau menggunakan jamu, sebagai obat tradisional Indonesia untuk usaha promotif, preventif, dan bahkan kuratif dan rehabililitatif bersinergi dengan obat konvensional.

Di bawah institusi penelitian, produk herbal yang terdapat di griya jamu ini, mendapatkan apresiasi dan kepercayaan yang lebih dari pihak konsumen. Konsumen yang datang pun tidak hanya dari masyarakat kampus penelitian Cimanggu saja, tapi juga masyarakat Bogor dan bahkan saat ini sudah ada konsumen dari Aceh sampai dengan Papua.  Perawatan Spa yang menitikberatkan kepada gabungan pemanfaatan jamu sebagai warisan tradisi nusantara dengan penelitian ilmiah, menghasilkan paket perawatan yang mengantarkan konsumen menjadi bugar, sehat, dan cantik ini semakin diminati para perempuan. Hal inilah yang membuat Griya Jamu dan Spa Aromatik sudah dapat mandiri dalam mengelola operasional sehari-hari dengan beberapa pegawai terapis dan kebersihannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *